Niat Pelaku Balas Dendam

Niat Pelaku Balas Dendam
Niat Pelaku Balas Dendam
PALU - Motif penembakan sadis terhadap polisi di pos penjagaan BCA Cabang Palu, 25 Mei 2011 lalu, terungkap. Salah satu penyebab aksi nekat tersebut adalah dendam lama. Seorang pelaku, Harianto, mengaku pernah menjadi korban pelakuan kasar oknum polisi.

Pengakuan itu terungkap dalam video amatir sesaat setelah Harianto ditangkap di Palolo, Kabupaten Sigi. Dalam video berdurasi sekitar tujuh menit itu terlihat pelaku berada di tahanan dan hanya mengenakan celana dalam. Harianto mengaku menjadi korban tabrakan oknum polisi pada 20 Januari 2007 di Jalan Kebun Kopi. Saat dimintai pertanggungjawaban, oknum polisi tersebut menolak.

"Saya dendam sama polisi Pak karena saya pernah ditabrak sampai patah tulang. Bapak lihat sendiri ini bekas patah," ujarnya dalam video tersebut. Harianto juga pernah melihat tetangganya ditabrak oleh oknum polisi, tapi hanya dibiarkan. "Saya dendam, Pak. Hanya ingin balas dendam sama polisi," ungkapnya saat diinterogasi polisi. Tetangga itu, kata Harianto, merupakan orang yang dituakan di kalangannya.

"Dia orang tua kami, Pak. Walaupun Bapak tembak saya, nanti teman-teman kami yang akan membalas. Jumlah kami banyak, Pak," ucapnya sembari memberi ancaman karena memiliki teman banyak dari Sabang sampai Merauke. "Saya yakin saja, pasti teman-teman saya akan membalasnya," imbuhnya.

PALU - Motif penembakan sadis terhadap polisi di pos penjagaan BCA Cabang Palu, 25 Mei 2011 lalu, terungkap. Salah satu penyebab aksi nekat tersebut

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News