Onodera Buka Pelatihan Gratis untuk Lulusan SMA, Langsung Kerja di Jepang, 600 Orang

Onodera Buka Pelatihan Gratis untuk Lulusan SMA, Langsung Kerja di Jepang, 600 Orang
CEO OUR Jun Kato (kiri) menargetkan 500-600 tenaga kerja Indonesia yang dilatih OUR dikirim ke Jepang. Foto: Mesya/JPNN.com

Kemnaker sendiri menyambut kehadiran Onodera User Run dengan baik, karena dapat memperluas kesempatan untuk calon pekerja ingin bekerja di luar negeri namun mengalami keterbatasan biaya.

Pihaknya juga terbuka, apabila pelatihan semacam ini bisa bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas yang berada di bawah Kemnaker RI.

Untuk diketahui, pada Desember 2018, Parlemen Jepang menyetujui dan memberlakukan status kependudukan baru untuk tujuan bekerja bagi orang asing, yang dinamakan Pekerja Berketerampilan Khusus atau Specified Skilled Worked. Mulai April 2019, Jepang pun menerima orang asing yang memiliki tingkat keahlian dan keterampilan tertentu dan siap bekerja di 14 industri seperti perawatan, layanan makanan, konstruksi, dll.

Di Jepang sendiri terdapat kekurangan sumber daya manusia yang serius.Pemerintah Jepang berencana untuk menerima hingga 340 ribu pekerja asing selama lima tahun ke depan mulai 2019 di 14 bidang yang telah ditetapkan sebagai bidang industri tertentu, dengan jumlah penerimaan 60 ribu orang.

Pada kesempatan sama, Onodera melakukan penandatanganan Kontrak Kerja Sama dengan STIKES Andin Persada Mamuju, yang telah mengirimkan 40 mahasiswanya mendapat pelatihan khusus di Onodera dan nantinya akan diberangkatkan untuk bekerja di Jepang. (esy/jpnn)

Onodera memberikan kesempatan menarik bagi lulusan SMA hingga perguruan tinggi untuk bekerja di Jepang.


Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News