Opening Asian Games 2018 Lebih Mahal dari Olimpiade 2016

Opening Asian Games 2018 Lebih Mahal dari Olimpiade 2016
Penampakan dekorasi untuk pembukaan Asian Games 2018 di SUGBK. Foto: Chandra Satwika/Jawa Pos

jpnn.com, JAKARTA - Asian Games 2018 bakal dibuka dua hari lagi, Sabtu (18/8). Pesta olahraga negara-negara di Asia ini dibuka ditandai dengan opening ceremony yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Seluruh persiapan menyambut puluhan ribu tamu dari 45 negara peserta itu serbatertutup. Wishnutama, creative director untuk upacara pembukaan itu, menjanjikan sesuatu yang beda, lebih keren, dan lebih modern. Berikut obrolan wartawan Jawa Pos Tyasefania Febriani dengan Tama, sapaan akrabnya.

Berapa lama menyiapkan opening ceremony?

Persiapan sudah dimulai sekitar setahun yang lalu. Tapi lebih mengenai urusan administratif dan membangun konsep kreatif. Sedangkan secara teknis baru dimulai awal tahun ini. Persiapan sudah hampir 95 persen.

Semua berjalan sesuai rencana?

Tidak semua sesuai rencana, tapi setidaknya mendekati apa yang kami rencanakan. Insya Allah kami cukup yakin dengan segala persiapan yang sudah lama kami lakukan. Rehearsal diadakan sebulan setelah lebaran, dan terbagi di berbagai daerah di Indonesia. Sementara untuk simulasi opening dilakukan di lapangan C. Baru masuk latihan di stadion sekitar tiga minggu lalu.

Seperti apa konsepnya?

Kami ingin menonjolkan keragaman budaya dan kekuatan Indonesia. Dan bagaimana hal-hal tersebut bisa berguna untuk Indonesia ke depan. Tapi dikemas dengan sangat modern. Kurang lebih durasi opening ceremony nanti tiga jam. Hampir satu jam untuk acara protokol, baru setelah itu hiburannya. Tantangannya, keragaman budaya kita begitu banyak. Tidak mudah dikemas dalam waktu dua jam.

Opening ceremony Asian Games 2018 Sabtu (18/8) nanti bakal heboh, Indonesia banget.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News