OSO Optimistis Hanura DKI Bisa Raih 3 Kursi DPR dan 20 DPRD

jpnn.com, JAKARTA - Hanura DKI Jakarta punya tugas berat pada Pemilu 2019. Mereka ditargetkan memperoleh 20 kursi DPRD dan tiga kursi DPR RI.
Meski begitu, Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta Odang yakin target itu bisa tercapai. "Kita harus optimis memenuhi target yakni 20 kursi DPRD dan 3 kursi DPR," kata OSO dalam rapat konsolidasi pemenangan pemilu legisltif di Hotel Sunlake, Sabtu (1/12).
Hal senada diungkapkan Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta Mohamad Ongen Sangaji. Dia meyakini kualitas caleg Hanura di ibu kota mumpuni untuk menembus target tersebut.
Dia pun mengharapkan semua caleg tidak bekerja sendiri-sendiri, tapi bersama-sama dapatkan target kursi. "Jadi sekarang semua caleg bukan hanya saling mengenal antara satu sama lainnya. Tetapi, juga menyatukan visi dan misi dari kader-kader Hanura yang menjadi caleg," terang dia.
Sementara Ketua DPC Partai Hanura Jakarta Timur Abdul Canter menjelaskan, tercatat ada 106 caleg DPRD DKI Jakarta dan 21 caleg DPR yang dikumpulkan hari ini.
Canter mengajak seluruh masyarakat untuk bergabung dan memilih Hanura. Karena Hanura merupakan salah satu partai yang mempunyai integritas, kerja nyata dan terbukti dekat dengan rakyat.
"Caleg harus bersama rakyat, kalau bisa caleg Hanura menginap di basis-basis Hanura, biar paham betul masalah dan merasakan kehidupan rakyat. Semoga Allah meridhai," pungkas dia. (dil/jpnn)
Hanura DKI Jakarta punya tugas berat pada Pemilu 2019. Mereka ditargetkan memperoleh 20 kursi DPRD dan tiga kursi DPR RI.
Redaktur & Reporter : Adil
- Inas Zubir Bicara Krisis dan Peluang Masa Depan Hanura di Tengah Keterpurukan
- Saat Melantik Pengurus Baru Partai Hanura, OSO: Kami Mendukung Prabowo
- OSO Tegaskan Partai Hanura Mendukung Pemerintahan Presiden Prabowo
- OSO Minta Anggota DPRD dari Partai Hanura Seluruh Indonesia Berkomitmen Membela Kepentingan Rakyat Daerah
- Pengurus DPP Partai Hanura Akan Dikukuhkan, Benny Rhamdani: Kami Undang Presiden Hingga Kepala Daerah
- Ketua Hanura Jateng Diinterogasi Polisi soal Dugaan Prostitusi & Striptis