Pacar Lama

Pacar Lama
Dahlan Iskan.

Kuok-lah yang mejadi pengendali direksinya. Kesannya, MISC adalah milik Kuok.

Kalau Anda sudah membaca buku memoar Robert Kuok itu baiklah. Saya persingkat saja: Kuok merasa orang Melayu ingin menguasai MISC. Akan lebih nasionalistis kalau MISC bisa sepenuhnya dikendalikan orang Melayu.

Nasionalisme Malaysia lagi berkibar saat itu. Setelah pisah dengan Singapura.

Maka Kuok melepas saham di MISC. Semua. Tidak mau ikut campur sama sekali. Ia mendirikan perusahaan pelayaran sendiri. Di Singapura. Namanya: Pacific Carriers.

Saya tidak tahu apakah Kuok juga punya saham di Bogasari. Yang kita ketahui, Bogasari adalah milik Liem Sioe Liong. Sahabat Pak Harto itu. Orang yang selama lebih 30 tahun memegang hak monopoli impor gandum dari Amerika itu.

Mungkin orang seperti Christianto Wibisobo bisa menjelaskan. Namun di memoar Robert Kuok disebutkan: Pasific Carriers maju pesat.

Order angkutan dari internal grupnya saja sudah cukup. Misalnya dari Bogasari. Yang memerlukan angkutan tepung terigu besar-besaran. Yang Indonesia memang impor terus terigu dari Amerika.

Untuk itu Pasific Carriers sampai harus carter 250 kapal/tahun. Termasuk untuk angkutan gula. Kuok memang juga sudah memiliki pabrik gula. Dengan kapasitas 1.600 ton/hari. Dan masih terus ekspansi. Sekitar 80 persen kebutuhan gula Malaysia diproduksi Kuok.

Hukum besi ekonomi akhirnya mengalahkan nasionalisme. SIA akan mengakuisisi MAS. Proton pun sudah jatuh ke pabrikan mobil Geely dari Tiongkok.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News