Pak Anies, PHL DKI Mengharapkan Kepastian

Pak Anies, PHL DKI Mengharapkan Kepastian
Pasukan oranye Jakarta.

jpnn.com, JAKARTA - Tes penerimaan sekaligus pembaruan kontrak kerja yang terus diulang setiap tahun dikeluhkan para Pegawai Harian Lepas (PHL) di lingkungan Pemprov DKI.

Pasalnya, bukan hanya tidak adanya kesempatan untuk naik kelas menjadi pegawai tetap, usia yang terus bertambah serta tidak adanya tunjangan hari tua menjadi momok menakutkan para pegawai honorer saat ini.

“Saya sudah bekerja belasan tahun dan belum ada kepastian akan masa depan,” ujar salah seorang PHL di Pemprov DKI, Iftah, Kamis (4/5).

Dia berharap Gubernur Anies Baswedan dapat membawa perbaikan terhadap nasib para PHL. “Kami ingin mendapat kepastian,” katanya.

Menjawab keresahan PHL ini, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Syamsudin Lologau mengatakan, kewenangan perekrutan pegawai honorer seluruhnya diserahkan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ataupun Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) selaku pengelola pengadaan jasa.

Sehingga kebijakan merupakan produk SKPD ataupun UKPD. "Kalau PHL itu kan masuknya ke pengadaan jasa, bukan wilayahnya kepegawaian. Jadi semua persyaratan perekrutannya juga diserahkan kepada SKPD-nya, itu kewenangan SKPD," ungkapnya. (ibl)


Pekerja Harian Lepas (PHL) di lingkungan Pemprov DKI merasa masa depan mereka kian tak jelas. Gubernur Anies Baswedan pun diminta bertindak


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Indopos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News