Pak Guru Berhadapan dengan 2 Maling, Jleb, Jleb

Pak Guru Berhadapan dengan 2 Maling, Jleb, Jleb
Korban pembacokan. Ilustrasi Foto: Ardissa Barack/JPNN.com

jpnn.com, CIANJUR - Solahudin (60), guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Cianjur, Jawa Barat, menjadi korban pembacokan maling ayam. Akibat peristiwa itu dia mengalami luka.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (24/9) pukul 14.30 WIB di Kampung Bayubud RT03/RW01, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Cianjur.

Kejadian bermula saat tetangga Solahudin yang juga saksi mata kejadian, Wawan (50) sering kehilangan ayam peliharaannya berinisiatif untuk memasang kamera pengawas CCTV. Namun saat itu, terkendala karena kerusakan memori penyimpanan video.

Karena penasaran, Wawan mencoba mengintip dari jendela untuk melihat gerak-gerik pencuri.

Tak berselang lama, maling yang berjumlah dua orang terlihat berjalan ke kandang ayam milik Wawan dan mencoba memasukkan beberapa ekor ke dalam karung.

“Saya sering kehilangan ayam. Sudah tujuh kali dan karena penasaran saya intip sekitar jam 2 (14:00), kebetulan ingin buang air kecil juga. Pas lihat ada dua orang lagi masukin ayam-ayam saya ke karung,” katanya.

Wawan kemudian berteriak agar para tetangga datang.

“Kemudian saya teriak maling. Karena takut banyak yang berdatangan maling itu mengayunkan golok dan hampir kena, namun saya menghindar hingga golok tersebut menancap di pintu rumah saya,” ungkapnya.

Mendengar teriakan tetangganya, pak guru Solahudin datang dan langsung berhadapan dengan dua maling.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News