Pak Kiai Apresiasi Penutupan 47 Tempat Prostitusi

Pak Kiai Apresiasi Penutupan 47 Tempat Prostitusi
Tampak Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto beserta pejabat TNI dan tokoh masyarakat pada acara Safari Ramadan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi Jawa Timur, Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI wilayah Surabaya di Lapangan Apel Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Jumat (10/6). FOTO: Dispen Koarmatim for JPNN.com

jpnn.com - SURABAYA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menyatakan sangat mengapresiasi kebijakan Pemerintah Provinsi Jatim yang telah menutup 47 titik prostitusi. Penutupan tempat maksiat itu sesuai usul Majelis Ulama Indonesia.

“Penutupan prostitusi di Jawa Timur, akan berdampak positif pada kehidupan masyarakat. Terutama berkaitan dengan lima perkara dalam Islam yang harus dihindari antara lain ‘Maling, Madon, Madat, Main, dan Minum’ yang akan merusak kehidupan masyarakat,” kata Ketua MUI Jatim, KH. Abdusshomad Buchori dalam tausiahnya pada acara Safari Ramadan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi Jawa Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat, Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI wilayah Surabaya di Lapangan Apel Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Jumat (10/6).

Menurut Buchori, ada empat hal yang akan membuat sebuah negara berjalan baik. Yakni hadirnya ulama, hadirnya pejabat, kedermawanan orang kaya dan dukungan masyarakat bawah.

Dia mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk mengeratkan Ukhuwah Islamiyah (persatuan umat Muslim) di Indonesia. Salah satunya dengan cara kedepan MUI Jatim akan mengusulkan kepada pemerintah tentang pelaksanaan ibadah puasa dapat dilaksanakan secara bersama-sama di seluruh Indonesia.

Usai mendengarkan tausiah singkat oleh KH. Abdusshomad, dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah dan berbuka puasa bersama.

Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa bagi seluruh prajurit dan PNS TNI. Panglima TNI juga menyampaikan tentang pembinaan keluarga khususnya terhadap anak, dimana anak adalah generasi penerus bangsa yang harus dirawat dan di berikan pendidikan yang baik.

Mengakhiri Safari Ramadan, Panglima TNI memberikan tali asih dan bingkisan kepada lebih dari 500 anak yatim yang hadir pada acara tersebut.

Berdasarkan siaran pers Dispen Koarmatim, hadir pada acara tersebut antara lain Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto beserta Ketua Daerah Jalasenastri Armatim (KDJA) Ny. Ina Darwanto mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi. Selain itu, hadir pula Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Sumardi, Kapolda Jatim Irjen Pol. Anton Setiadji, Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Mayjen TNI (Mar) Guntur I.C. Lelono, Komandan Kobangdikal Laksda TNI Tri Wahyudi Sukarno, Kepala Staf Koarmatim Laksamana Pertama TNI Mintoro Yulianto, Komandan Guspurla Koarmatim Laksma TNI I.N.G. Ariawan serta Para Pejabat Utama Koarmatim dan undangan lainnya.(fri/jpnn)


SURABAYA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menyatakan sangat mengapresiasi kebijakan Pemerintah Provinsi Jatim yang telah menutup


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News