Pakar Hukum Sebut Kecurangan demi Prabowo-Gibran sesuai Paparan di Dirty Vote

Pakar Hukum Sebut Kecurangan demi Prabowo-Gibran sesuai Paparan di Dirty Vote
Pakar hukum tata negara Feri Amsari saat menjadi pemapar dalam film dokumenter Dirty Vote karya sutradara Dandhy Dwi Laksono yang mengungkap berbagai bentuk kecurangan di pemilu. Foto: tangkapan layar YouTube

jpnn.com, JAKARTA - Pakar hukum tata negara Feri Amsari menyatakan sejumlah praktik kecurangan dalam Pilpres 2024 sesuai dengan prediksinya.

Peneliti senior di Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand) itu mengaku telah memaparkan berbagai bentuk kecurangan tersebut dalam film dokumenter Dirty Vote yang belakangan viral.

“Persis sama yang kami sampaikan di film bahwa kecurangan direncanakan untuk mengupayakan satu putaran, itulah yang terjadi,” ucap Feri kepada JPNN.com pada Kamis (15/2/2024).

Peraih gelar lex legibus magister atau LL.M. dari William and Mary Law School, Virginia, Amerika Serikat (AS) itu menjelaskan berbagai kecurangan yang dilakukan demi memenangkan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024 melibatkan instansi negara.

Menurut Feri, tabulasi dari rekapitulasi suara Pilpres 2024 yang dipajang di situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga mencurigakan. Banyak kejanggalan dengan hasil rekapitulasi suara di tingkat tempat pemungutan suara atau TPS.

“Bisa dilihat angkanya diperbesar dan itu sistemik jumlahnya, masif, dan tentu sangat memengaruhi angka kemenangan Prabowo karena setiap TPS dilipatgandakan hasilnya,” kata Feri.

Penyandang gelar S.H. dari Fakultas Hukum Unand itu merupakan satu dari tiga pemapar dalam film Dirty Vote karya sutradara Dandhy Dwi Laksono.

Adapun dua pemapar lainnya ialah Zainal Arifin Mochtar (dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada) dan Bivitri Susanti (peneliti Pusat Studi Hukum & Kebijakan Indonesia).

Pakar hukum tata negara Feri Amsari menyatakan sejumlah praktik kecurangan dalam Pilpres 2024 sesuai dengan prediksinya di film dokumenter Dirty Vote.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News