Senin, 17 Juni 2019 – 00:36 WIB

Pakistan Tangkap Dalang Teror Mumbai

Selasa, 09 Desember 2008 – 15:45 WIB
Pakistan Tangkap Dalang Teror Mumbai - JPNN.COM

PESHAWAR - Pakistan membuktikan janji untuk membantu India mengungkap siapa di balik teror Mumbai. Kemarin (8/12) negeri bekas jajahan Inggris itu menangkap dalang tragedi yang menewaskan hampir 200 orang tersebut. Dia adalah Zaki-ur-Rehman Lakhvi.

Lakhvi ditangkap setelah militer Pakistan menggeledah kamp militan di pinggiran Kashmir yang masuk wilayah Pakistan. Operasi pemberantasan militan dengan dukungan sebuah helikopter itu juga menangkap sedikitnya sebelas orang lain yang sedang bersama Lakhvi.

Petugas yang terlibat dalam operasi tersebut mengatakan bahwa kamp di dekat Kota Muzaffarabad itu milik Lashkar-e-Taiba yang dipimpin Lakhvi. Sebelum akhirnya bisa menangkap 12 militan tersebut, pasukan keamanan terlibat baku tembak.

Penyergapan itu merupakan respons pertama Islamabad sejak teror berdarah merobek Mumbai pada 26 November lalu. Pascateror tersebut, India secara konsisten menuding Pakistan sebagai dalang. Hubungan kedua negara bertetangga yang selama ini memang bermusuhan itu kian panas. India bahkan sudah meningkatkan pengamanan pada level siap perang.

Mereka yang tertangkap kemarin langsung diinterogasi. Sementara itu, yang terluka dirawat di rumah sakit militer. Kamp di Muzaffarabad tersebut digunakan Lashkar-e-Taiba secara teratur sampai 2004. "Kamp itu dulu digunakan melatih orang-orang yang dipersiapkan untuk berperang di wilayah Kashmir yang masuk teritori India," tutur seorang sumber intelijen Pakistan yang tak disebutkan namanya kepada Associated Press kemarin.

Sementara itu, di bagian lain Pakistan, yakni Peshawar, milisi bersenjata kembali menyerang gudang logistik NATO. Kalau sehari sebelumnya 106 truk pengangkut kendaraan militer milik pasukan NATO dan Amerika Serikat dibakar, dalam serangan kemarin seratus truk lain dimusnahkan oleh milisi yang diduga sebagai anggota Taliban tersebut.

"Sepertinya, jenis serangan itu sama dengan malam sebelumnya," ujar Anwar Zeb, seorang pejabat kepolisian yang dikerahkan ke tempat kejadian, seperti dikutip Associated Press.

Sama seperti sehari sebelumnya, kemarin para penyerang bersenjata tersebut kembali luput dari kejaran petugas. Zeb menyatakan, sebelum menyalakan api, para penyerang lebih dulu menyiramkan bensin ke bodi kendaraan.  "Untung, petugas pemadam kebakaran bisa datang secepatnya. Paling tidak, ada sekitar 40 kendaraan yang bisa diselamatkan," ungkapnya kepada Agence France-Presse.

Seorang petugas keamanan yang kebetulan menyaksikan insiden tersebut kemarin dini hari mengatakan bahwa serangan terbaru di markas NATO itu melibatkan sedikitnya 200 orang. Sangat diduga, mereka adalah militan yang sangat terlatih. Buktinya, serangan yang dilancarkan dalam hitungan menit itu cukup rapi. Selain sukses membumihanguskan lebih dari seratus kendaraan target, para penyerang tidak butuh waktu lama untuk kabur.(hep/ttg)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar