Paman dan Tante Bunuh Keponakan, Mayatnya Dibuang di Belakang Rumah, Ini Motifnya

Paman dan Tante Bunuh Keponakan, Mayatnya Dibuang di Belakang Rumah, Ini Motifnya
Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pessel, serta Polsek Ranah Pesisir, berhasil mengamankan dua pelaku, RY dan EY yang diduga pelaku pembunuhan korban SE, 16. Foto: posmetropadang

Tak lama kemudian, polisi mengamankan RY, adik ibu korban atau paman korban dan EY, ipar RY yang artinya juga tante korban pada Kamis pukul 21.30 WIB di rumahnya.

Allan menegaskan pelaku RY bersama EY telah mengakui mereka yang menghabisi korban.

Berdasarkan keterangan sementara dari pelaku, kejadian berawal pada Kamis pukul 02.30 WIB, korban SA pulang ke rumah dari bermain di luar.

Selanjutnya langsung tidur di ruang tamu dengan menggunakan sehelai tikar.

Kata Allan, diduga hanya merasa tidak dihargai karena melihat korban tidur di ruang tamu dengan tikar, pelaku marah. Menggunakan parang yang ada di dalam rumah, pelaku langsung menghabisi korban.

Bukan dibacok, tetapi diduga dengan gagang parang. Selanjutnya korban diseret oleh kedua pelaku ke arah semak 200 meter di belakang rumah.

“Korban katanya sudang berulang kali dinasihati, tetapi tetap tak berubah,” katanya.

Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya dua senjata tajam jenis parang ukuran 50 cm, celana jin korban, dua handphone merek Hammer dan Mito milik pelaku.

RY, 30, dan Ey, 39, warga Kampung Pasir Harapan, Kenagarian Sungai Tunu Barat, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, ditangkap polisi di rumahnya, Kamis (5/11).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News