Pamer & Adu Cepat Mobil Mewah

Pamer & Adu Cepat Mobil Mewah
Pamer & Adu Cepat Mobil Mewah
Meski begitu, dia agak sedikit berhati-hati saat syuting. "Soalnya, mobilnya mahal-mahal. Takut lecet," lanjutnya, lalu tertawa. Apalagi, Marcel kebagian banyak scene kebut-kebutan. Tapi, dia senang bisa mendapatkan peran Rio yang diceritakan sebagai sosok laki-laki anak orang kaya yang sangar. "Itu kan gue banget," ucap dia, lalu tertawa lagi.

Mengerjakan film yang melibatkan banyak mobil mewah begitu, Awi sebagai sutradara mengaku memiliki banyak tantangan. Untuk adegan kebut-kebutan, misalnya, fasilitas untuk mendukung pengambilan gambar tersebut di Indonesia belum memadai. "Jadi, sampai sekarang pun masih berpikir untuk ngakalin itu," ungkap sutradara film Loe Gue End tersebut.

Awi bilang, meski film itu merupakan drama laga, porsi drama tetap lebih besar daripada laga. "Adegan kebut-kebutan 30 persen, drama 70 persen," katanya.

Lalu, bagaimana cara Awi menyiasati supaya tidak terkesan bahwa mobil-mobil tersebut hanya menjadi pemanis film? Dia menjawab, sebetulnya porsi 30 persen untuk adegan kebut-kebutan sudah termasuk banyak.

INDUSTRI perfilman di tanah air semakin menggeliat. Setiap tahun jumlah film yang diproduksi semakin meningkat. Temanya pun beragam. Sebuah film

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News