Pandawa Ganjar Edukasi Masyarakat Untuk Daur Ulang Sampah jadi Barang Bernilai Jual

Pandawa Ganjar Edukasi Masyarakat Untuk Daur Ulang Sampah jadi Barang Bernilai Jual
Pandawa Ganjar mengedukasi warga Lombok Tengah untuk bisa mendaur ulang sampah plastik. Dok: sukarelawan Ganjar.

jpnn.com, LOMBOK TENGAH - Masyarakat Lombok Tengah menyambut baik dan antusias kegiatan Pandawa Ganjar terkait pembersihan sampah dan pelatihan daur ulang sampah menjadi barang yang bisa dijual.

Seorang warga yang ikut terlibat dalam kegiatan, Bukran (35), menyatakan kegiatan itu sangat bermanfaat bagi mereka.

"Ini langkah yang luar biasa, ternyata sampah (yang di daur ulang) sangat bermanfaat sekali terhadap masyarakat, dan ini komersil, bisa dijual,“ ujar dia dalam siaran persnya, Minggu (8/10).

Hal senada juga disampaikan Maulani (24). Menurutnya, penting edukasi kepada masyarakat, khususnya anak muda tentang kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi pencemaran sampah di Pantai Kuta.

"Kegiatannya bagus, apalagi untuk anak muda. Kami mengolah hasil plastik-plastik itu menjadi bahan-bahan bermanfaat seperti tas dan juga aksesoris lainnya," kata dia.

Koordinator Pandawa Ganjar Lombok Tengah, Hadinata (29) mengatakan pihaknya mengadakan pelatihan daur ulang sampah menjadi barang yang berdaya guna hingga kerajinan yang bisa dijual, seperti keranjang, tempat tisu, tas hingga pot bunga.

Sampah yang dijadikan praktek dalam pelatihan itu di antaranya berasal dari kegiatan pemungutan sampah yang dilakukan Pandawa Ganjar di Pantai Kuta.

"Kami datangkan pelatih untuk bagaimana masyarakat bisa menciptakan produk dari sampah ini. Hasil dari produk ini berupa keranjang, tas, bisa tempat tisu, pot bunga dan lain sebagainya," kata Hadinata.

Sukarelawan Pandawa Ganjar mengedukasi warga Lombok Tengah untuk menduar ulang sampah menjadi benda bernilai jual.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News