Kamis, 18 Januari 2018 – 04:38 WIB

Panen Padi Bekasi Melimpah di Saat Musim Paceklik

Sabtu, 16 Desember 2017 – 22:35 WIB
Panen Padi Bekasi Melimpah di Saat Musim Paceklik - JPNN.COM

jpnn.com, BEKASI - Di musim paceklik 2017 ini, produksi padi di Kabupaten Bekasi mampu menyediakan beras untuk memenuhi konsumsi masyarakat dan menyangga kebutuhan beras di Jakarta.

Kondisi ini menggambarkan betapa saat ini pasokan beras cukup sekaligus menjaga harga beras stabil.

Pj UPSUS Jawa Barat Banun Harpini mengatakan, tanam padi September 2017 lalu menghasilkan panen pada Desember 2017.

Seperti halnya pada Sabtu (16/12) panen terjadi di dua wilayah sentra padi, yaitu Desa Jatireja, Lemahabang seluas 70 Hektar dan Kec Babelan seluas 45 Hektar, dengan produktivitasnya 5,8 ton per hektar.

Meski beberapa waktu lalu di Bekasi terjadi serangan OPT, namun berkat tanggap respon yang baik, tidak terlalu mempengaruhi kemampuan produksi.

Dia menjelaskan, terjaminnya produksi padi Kabupaten Bekasi disebabkan karena Pemerintah Pusat dan Daerah benar-benar untuk terus menjamin bahkan meningkatkan produksi padi. Misalnya, untuk mengantisipasi dampak paceklik, pemerintah telah menyalurkan bantuan cukup banyak ke petani, seperti pompa air, traktor dan benih berkualias, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, embung dan lainnya. Begitu pula dengan pengendalian serangan OPT yang mengganggu produksi beras.

"Pendampingan dan terjun ke lapangan pun masif dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman. Jadi proses produksi berjalan lancar,” jelasnya. 

Dalam beberapa waktu ke depan luasan daerah panen akan terus bertambah seiring tibanya masa panen. Hal ini sangat menggembirakan karena kabupaten Bekasi memiliki 17.934 Hektar, dan merupakan luas panen terluas kedua di propinsi Jawa Barat di bulan Desember setelah karawang. Karenanya tidaklah berlebihan bila Karawang dan Bekasi menjadi penyangga suplai beras ibu kota.

SHARES
loading...
loading...
Komentar