Pangarmabar: Terus Berlatih Membina Naluri Tempur Prajurit

Pangarmabar: Terus Berlatih Membina Naluri Tempur Prajurit
Pangarmabar Laksamana Muda TNI A. Taufiq R., memberikan pengarahan kepada segenap Prajurit dan ASN Koarmabar di depan Gedung Yos Soedarso, Markas Komando Koarmabar, Jakarta Pusat, Rabu (13/7). FOTO: DOK.Dispen Koarmabar

jpnn.com - JAKARTA - Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI A. Taufiq R, memberikan pengarahan kepada segenap Prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Koarmabar di depan Gedung Yos Soedarso, Markas Komando Koarmabar, Jakarta Pusat, Rabu (13/7).  

Pengarahan tersebut dilakukan usai Pangarmabar melaksanakan Permildas bersama Prajurit dan ASN Koarmabar yang diawali dengan senam senjata serta diakhiri dengan lari bersenjata mengelilingi Lapangan Arafuru Mako Koarmabar.

Selain itu, pengarahan tersebut juga berkaitan dengan akan dilaksanakannya serah terima jabatan Pangarmabar yang direncanakan pada minggu depan.

Pada kesempatan tersebut, Pangarmabar antara lain mengatakan bahwa keberhasilan tugas-tugas Koarmabar selama ini tidak terlepas dari dukungan para prajurit di lapangan yang profesional dengan terus berlatih dalam membina naluri tempur prajurit. Yaitu dengan melaksanakan olahraga militer untuk membina fisik dalam mengasah keterampilan prajurit.

Lebih lanjut, Pangarmabar mengatakan dengan terobosan-terobosan operasi yang dilakukan melalui Tim Western Fleet Quick Response (WFQR), Koarmabar telah menjawab kesan tidak aman di kawasan Selat Malaka menjadi wilayah yang aman dan kondusif bagi setiap pengguna laut di kawasan tersebut.

Keberhasilan operasi-operasi yang dilakukan Koarmabar juga telah mendapat pengakuan dunia internasional maupun nasional.

Atas keberhasilan tersebut, sebanyak lima Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Jajaran Koarmabar mendapatkan penghargaan dari Pemerintah RI pada Rakornas Illegal Fissing beberapa waktu yang lalu.

Menyinggung masalah tugas-tugas yang dilaksanakan, Pangarmabar mengatakan, terobosan-terobosan yang dilakukan semata-mata untuk memberikan pengetahuan bahwa Koarmabar secara tegas menindak kapal-kapal yang melakukan pelanggaran di wilayah yurisdiksi Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News