JPNN.com

Panitia Bantah Ada Kekerasan Terhadap Jurnalis saat Munajat 212

Jumat, 22 Februari 2019 – 23:43 WIB Panitia Bantah Ada Kekerasan Terhadap Jurnalis saat Munajat 212 - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kegiatan Munajat 212 yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/2) dinodai dengan adanya dugaan persekusi terhadap wartawan media online. Bahkan, kasus ini telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Namun, Ketua Panitia Munajat 212 Habib Idrus Al Habsyi membantah adanya penganiayaan seperti yang dikabarkan itu.

(Baca yang ini: Dipersekusi saat Liput Munajat 212, Wartawan Lapor ke Polisi)

Pasalnya, selama pelaksanaan Munajat 212, dirinya sama sekali tidak menerima laporan soal adanya penganiayaan terhadap jurnalis.

“Itu bukan bagian dari kegiatan Munajat 212. Bahwa peristiwa yang disebut-sebut sebagai kekerasan terhadap jurnalis dan dikaitkan dengan ormas FPI adalah peristiwa yang terlepas dari SOP keseluruhan panitia,” kata dia dalam siaran pers, Jumat (22/2) malam.

Selain itu, dari panitia juga tidak ada perintah atau anjuran kepada Laskar Pembela Islam (LPI) yang merupakan tim pengamanan untuk bertindak kekerasan. “Apalagi kasar terhadap rekan jurnalis,” imbuhnya.

Dia pun meminta kejadian yang disebut penganiayaan itu tak perlu dibesar-besarkan lagi. Karena, dari pihak panitia sama sekali tidak melakukan hal tersebut.

Dia juga menilai, pemberitaan penganiayaan itu adalah pengalihan isu keberhasilan kegiatan Munajat 212. “Kami selaku panitia menyerukan kepada umat Islam dan rakyat Indonesia untuk tidak termakan dengan pengalihan isu,” tandas dia. (cuy/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...