Panitia Tender e-KTP Diadukan ke KPPU

Panitia Tender e-KTP Diadukan ke KPPU
Panitia Tender e-KTP Diadukan ke KPPU
Dia malah meminta KPPU bisa menghormati proses itu. Bahkan, katanya, kemendagri sebelumnya sudah berkoordinasi dengan KPPU. "Soal persengkokolan ngomong boleh saja, tapi buktikan dong, kita tak mau berdebat begini. Laporkan ke KPK bila memang ada," paparnya.

Seperti diketahui, 10 Juni 2011, panitia tender telah menetapkan dua konsorsium peserta tender yaitu Konsorsium PNRI dan Astra Graphia yang layak sebagai pemenang. Konsorsium PNRI meraih skor tertinggi yakni 96,83. Sementara Astra Graphia mendapat skor 95,52. Kemudian Mendagri, menetapkan PNRI sebagai pemenang, setelah audit BPKP menyatakan lelang tak ada masalah.

Sebenarnya ada 9 konsorsium yang mendaftar ikut lelang proyek e-KTP. Kesembilan konsorsium itu adalah, PNRI, Astra Graphia, Telkom. Berca, Peruri, Murakabi, Mega Global, Transtel, dan I Forte. Pada 31 Mei 2011, dua konsorsium lolos, yaknu PNRI dan Astra Graphia. Konsorsium PNRI menawarkan harga 5,84 triliun Sedangkan Astra, mengajukan harga 5,9 triliun. Keduanya mengajukan teknologi yang sama yakni solusi AFIS L-1 Identity. (sam/jpnn)

JAKARTA - Proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) terus mendapat sorotan. Kali ini, Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News