Pansus Kritik Buku Putih Sri Mulyani

Berisi Pembelaan Kasus Bank Century

Pansus Kritik Buku Putih Sri Mulyani
Menkeu Sri Mulyani Indrawati saat dimintai keterangan oleh Pansus Hak Angket Bank Century di gedung DPR, Rabu (13/1). (Foto: Mustafa Ramli/Jawa Pos)
JAKARTA - Buku putih yang diterbitkan Depkeu untuk pembelaan Menkeu Sri Mulyani dianggap bernuansa politis oleh sejumlah anggota Pansus Angket Bank Century. Buku yang memuat kutipan sejumlah anggota pansus terkait dengan kasus Century itu tidak akan memengaruhi sikap pansus. Sejumlah anggota pansus yang dicatut namanya dalam buku putih itu justru melontarkan kritik balik.

"Itu statemen saya yang diambil sepotong. Tidak ada pengaruhnya," kata Melchias Mekeng, anggota Pansus Century dari Fraksi Partai Golkar, di gedung DPR kemarin (13/1).

Melchias mengakui, pernah mengeluarkan pernyataan terkait dengan perlunya pemerintah melakukan penyelamatan dari krisis. Namun,  esensinya berbeda dengan penyelamatan Bank Century. Anggota komisi XI itu menyatakan, pemerintah tidak pernah mengajak ataupun membahas bantuan aliran dana Century kepada DPR."Pemerintah juga tidak pernah bilang (kepada DPR) akan menggunakan Rp 6,7 triliun," tegasnya.

Apalagi, kata Melchias, pernyataan pribadi itu muncul setelah ada penyampaian dari pemerintah. Pada  Desember 2008, pemerintah menyatakan bahwa terjadi krisis. "Saya tanggapi secara pribadi karena pemerintah bilang. Tapi, bilang krisis di mana? Tidak ada," lanjutnya.  

JAKARTA - Buku putih yang diterbitkan Depkeu untuk pembelaan Menkeu Sri Mulyani dianggap bernuansa politis oleh sejumlah anggota Pansus Angket Bank

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News