Para Capres Tak Bervisi Desentralisasi

Para Capres Tak Bervisi Desentralisasi
Para Capres Tak Bervisi Desentralisasi
JAKARTA - Pengamat Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro menilai belum satupun diantara tiga pasang calon presiden (capres) yang mampu mempresentasikan nasib desentralisasi dan otonomi daerah-daerah dimasa datang.

"Ketiga capres terjebak dengan kesantunan dan lupa menyampaikan visi dan misinya soal desentralisai dan otonomi. Bahkan demi menjaga kesantunan, para capres malah menghindar dari sikap saling debat sekalipun dalam acara yang dirancang khusus untuk saling debat," kata Siti Zuhro, dalam diskusi bertajuk 'Pertarungan Capres Merebut Simpati Daerah: Kemana Arah DPD?, digelar di press room DPD RI, Senayan Jakarta, Rabu (24/6).

Sementara M Ichsan Loulembah (anggota DPD asal Sulawesi Tengah), melihat fenomena yang terjadi saat ini justru resentralisasi oleh pemerintah pusat melalui dua departemen masing-masing Departemen Dalam Negeri dan Departemen Keuangan yang mengeluarkan berbagai kebijakan yang buntutnya kembali membangun ketergantungan penuh daerah ke pusat.

"Untuk sektor keuangan, pusat mengeluarkan kebijakan yang hanya mengizinkan bank BUMN di daerah untuk mengucurkan kredit maksimal hanya Rp1 miliar. Sementara dari sisi administrasi, peranan Dedagri ditambah hingga daerah semakin mengalami kesulitan untuk melakukan kreasi," kata Ichsan.

JAKARTA - Pengamat Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro menilai belum satupun diantara tiga pasang calon presiden (capres)

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News