Pasarkan Renault, Indomobil Investasi Rp 20 M

Pasarkan Renault, Indomobil Investasi Rp 20 M
Pasarkan Renault, Indomobil Investasi Rp 20 M
JAKARTA - PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melalui anak usahanya, PT Indotruck Utama, melakukan investasi total sekitar Rp 20 miliar sebagai upaya meningkatkan penjualan truk besar (heavy duty) Renault. Perseroan mendapatkan kepercayaan untuk memasarkannya sebelum produsen asal Perancis itu melakukan penjualan sendiri di Indonesia.

Vice President Director & COO IMAS, Jusak Kertowidjojo, mengatakan pihaknya akan berjuang penuh meningkatkan penjualan dan branding truk Renault sebagai timbal balik atas kepercayaan yang telah diberikan. "Sebenarnya truk Renault sudah ada di Indonesia sejak tahun 1970. Sejak saat itu populer sebagai pengangkut logging (kayu lapis). Sekarang sudah bergeser ke mining (pertambangan)," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Jusak mengatakan, produknya akan menyasar semua perusahaan pertambangan baik itu minyak, gas, ataupun batubara. Konsentrasi terbesar ada di batu bara karena pertumbuhan produksinya terus meningkat antara 10 sampai 15 persen per tahun sehingga peran truk besar sangat signifikan. "Terlebih 75 persennya (hasil tambang batu bara) untuk ekspor," ucapnya.

Pada tahun 2010 Renault merealisasikan penjualan sebanyak 200 unit atau meraih pangsa pasar sekitar 15 persen. Pasar heavy duty atau masuk ke market kategori 5 dengan bobot kendaraan di atas 24 ton itu sendiri pada tahun lalu sekitar 1500 unit. Meski begitu, jika ditambah dengan penjualan truk Volvo di kategori yang sama karena IMAS juga menjadi distributor utama produk itu maka pangsa pasarnya sebesar 42 persen. "Market share Renault tahun ini kami targetkan naik jadi 20 persen," yakinnya.

JAKARTA - PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melalui anak usahanya, PT Indotruck Utama, melakukan investasi total sekitar Rp 20 miliar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News