Pasutri Tewas Gantung Diri

Pasutri Tewas Gantung Diri
Pasutri Tewas Gantung Diri
CIREBON - Pasangan suami istri (pasutri), Maksum (35) dan Rohani (30), kompak mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Jasad warga Blok Keroya, RT 04 RW 08 Desa Tanjunganom, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon itu ditemukan di ruang belakang rumah. Putri pertama pasangan tersebut, Zaitun (14), kaget melihat kedua orang tuanya dalam posisi tergantung, Rabu dini hari (5/1) sekitar pukul 00.30.

Zaitun cerita malam itu dia hendak mengantar adiknya ke kamar mandi. Dia tiba-tiba melihat tubuh kedua orang tuanya menggelantung di kayu atap rumah dengan kondisi yang mengenaskan. "Saya langsung teriak meminta tolong dan warga pun datang dan membantu menurunkan kedua orang tua saya," cerita Zaitun saat dijumpai Radar Cirebon.

Saat ditanya mengapa orang tuanya mengambil jalan terlarang itu? Zaitun sendiri tidak tahu mengapa ayah ibunya mengakhiri hidup dengan gantung diri. Dia mengatakan bahwa selama ini tidak terjadi hal-hal yang aneh di keluarganya. “Tak ditemukan kejanggalan apapun dari ayah dan ibu. Semuanya berjalan baik-baik saja,” ungkapnya.

Cerita Zaitun dikuatkan Waidi (50), tetangga sekaligus kakak ipar kedua korban. Dia mengatakan, selama ini tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan. "Meskipun saya tinggal di samping rumahnya, tak pernah mendengar suara apapun pada malam itu. Saya baru mendengar suara keponakan saya meminta tolong," ujar Waidi.

CIREBON - Pasangan suami istri (pasutri), Maksum (35) dan Rohani (30), kompak mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Jasad warga Blok Keroya, RT

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News