Paviliun Indonesia di Ukraina Ajang Promosi Budaya Bangsa

Paviliun Indonesia di Ukraina Ajang Promosi Budaya Bangsa
Dubes RI Untuk Ukraina, Georgia dan Armenia, Yuddy Chrisnandy saat peresmian Paviliun Indonesia di Gryshko National Botanical Garden, Kyiv. Foto: Istimewa

Di samping Gryshko National Botanical Garden, tiga tahun lalu juga ditawarkan oleh pengelola sebuah Taman Rekreasi Miniatur Ukraina (Ukraine in Miniature Park).

Oleh pengelola, lanjut Yuddy, Indonesia diberikan kesempatan untuk membangun miniatur khas Indonesia. Setelah melakukan survei, ternyata memang lokasi tersebut banyak dikunjungi oleh turis khususnya anak-anak sekolah pada saat berlibur. Terutama untuk pelajaran mengenal arsitektur bangunan-bangunan yang ada di Ukraina dan dunia.

Dubes Yuddy mengungkapkan awal terwujudnya Paviliun Indonesia di Gryshko National Botanical Garden dan Anjungan Indonesia di Taman Rekreasi Miniatur Ukraina. Setelah mendapatkan kesempatan langka tersebut, kemudian rencana pembangunan di kedua tempat itu dibahas dan berkonsultasi dengan Kementerian Luar Negeri.

Setelah mendapatkan informasi, ternyata kendala utamanya adalah pendanaan. Namun, ia meyakini bahwa jika tujuannya baik, yakni membuat sebuah warisan (legacy) persahabatan kedua bangsa maka semua akan terwujud. Lalu segera dirinya mengorganisasikan upaya pembangunan, baik di Botanical Garden maupun di Miniature Park, diberdayakan secara gotong-royong.

“Alhamdulillah, sambutan masyarakat sangat baik, untuk bersedia bersama-sama mewujudkan Paviliun tradisional dan anjungan Indonesia tersebut,” katanya.

Saat ini, menurut Yuddy, baik Paviliun Indonesia maupun Anjungan Indonesia di kota Kyiv telah terbangun secara permanen di kota Kyiv. Masyarakat Eropa Timur, khususnya warga kota Kyiv dapat menikmati dan mengenal Kebudayaan Indonesia dalam jangka panjang.

“Dengan memiliki situs budaya Indonesia di Ukraina orang selalu mengenang dan ingin tahu lebih jauh tentang Indonesia. Kita juga tidak perlu mengeluarkan biaya promosi yang terus menerus,” ujar Yuddy.

Menurut Yuddy, pada tanggal 28 Oktober 2017 dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, telah diadakan soft launching pembukaan Paviliun Indonesia di Gryshko National Botanical Garden. Sedang, Taman Rekreasi Miniatur Ukraina (Ukraine in Miniature Park) peresmiannya akan dilakukan tanggal 10 November bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan. KBRI akan mengundang Pejabat Ukraina dan masyarakat Indonesia di Ukraina dan warga kota Kyiv untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Dubes RI di Kyiv Yuddy Chrisnandi mengatakan tujuan pembangunan anjungan dan taman Indonesia adalah untuk meningkatkan hubungan persahabatan RI dan Ukraina.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News