PBB Tak Ingin Kecolongan Lagi di Pilkada

PBB Tak Ingin Kecolongan Lagi di Pilkada
Yusril Ihza Mahendra. Foto: dok/JPNN.com

JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan, pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar 9 Desember mendatang, merupakan ajang uji coba untuk menghadapi pemilu 2019 mendatang.
 
Pasalnya, pada pelaksanaan pemilu 2014 lalu, PBB menurut Yusril dikerjai oleh pihak-pihak tertentu, sehingga perolehan suara tidak maksimal.
 
“Pilkada ajang try out bagi PBB. Karena hasil yang didapat berpengaruh terhadap Pemilu 2019 mendatang. PBB merasa dikerjain tidak dapat melantik (pengurus), padahal (perolehan suara) di daerah tajam, tapi di pusat hilang,” ujar Yusril usai berbuka puasa bersama DPP PBB, Sabtu (4/7).
 
Karena itu PBB dalam menghadapi pilkada 9 Desember mendatang, akan bekerja secara maksimal. Sehingga perolehan suara yang riil dari masyarakat, benar-benar terwujud nyata.
 
Menurutnya, PBB telah membentuk tim kecil guna menyukseskan pilkada di 269 daerah. Tim terdiri dari tujuh orang petinggi partai. Nantinya tim inilah yang akan menyaring nama-nama bakal calon yang akan diusung dalam pelaksanaan pilkada.
 
Yusril yakin, dengan langkah-langkah yang dilakukan, sejumlah bakal calon kepala daerah yang diusung PBB nantinya, memperoleh dukungan dari mayoritas masyarakat. Terutama di daerah-daerah yang selama ini menjadi kantong suara PBB. (gir/jpnn)

 


JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan, pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News