Pedagang Alat Masak asal Cililitan Bersyukur Dapat Bantuan Subsidi Bunga KUR dari BRI

Pedagang Alat Masak asal Cililitan Bersyukur Dapat Bantuan Subsidi Bunga KUR dari BRI
Bank BRI. Foto dok BRI

Pasalnya, dia memiliki kewajiban untuk membayar cicilan KUR setiap bulannya ke bank.

Pada 28 Maret 2018, Trisnowati mendapatkan fasilitas KUR dari BRI Cabang Kemayoran, yang digunakannya untuk modal pengembangan usaha.

“Saya kesulitan untuk membayar pinjaman. Sebelumnya pembayaran saya lancar, ketika datang wabah usaha menurun karena tidak ada penjualan. Lalu saya mengajukan ke Bank BRI untuk mendapat penundaan pembayaran angsuran,” papar Trisnowati yang telah berdagang alat – alat masak sejak 2008 lalu.

Pengajuan restrukturisasi yang diajukan Trisnowati pun disetujui Bank BRI dengan skema penundaan pembayaran angsuran pokok selama 6 bulan.

“Sekarang saya mendapat tambahan bantuan subsidi bunga dari pemerintah. Tambahan subsidi bunga yang saya peroleh sebesar Rp1.456.000 selama 3 bulan pertama, untuk 3 bulan selanjutnya disesuaikan. Alhamdullilah, ini sangat meringankan,” papar Trisnowati.

Subsidi bunga KUR tersebut otomatis masuk ke rekening pinjamannya dan dicadangkan untuk pembayaran kewajiban bulan berikutnya.

Dengan mendapat subsidi bunga KUR, uang yang harus disetorkannya ke bank menjadi ringan dan dia memiliki kelonggaran finansial untuk diputar kembali sebagai modal usaha.

“Alhamdullilah, yang harusnya saya bayar banyak untuk angsuran, sekarang menjadi ringan dan uang kelebihannya saya putar kembali. Saya seperti ada ‘nafas’, jadi bersemangat lagi menjalankan usaha,” jelas Trisnowati.

Pengajuan restrukturisasi yang diajukan Trisnowati pun disetujui Bank BRI dengan skema penundaan pembayaran angsuran pokok selama 6 bulan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News