Pegawai Honorer Samsat Makassar Dipecat, Kasusnya Berat

Modus pegawai itu akhirnya terbongkar setelah salah seorang korban yang telah lama menunggu surat kendaraannya rampung dan sudah menyetor sejumlah uang melapor ke kantor Samsat Makassar I.
“Kami tindaklanjuti laporan itu dan membuka layanan aduan secara hotline. Ternyata ada 18 orang wajib pajak ditipu dengan kerugian sekitar seratus jutaan," ungkap Yarham.
Dari kejadian itu, pihaknya langsung melakukan audit dan investigasi untuk membongkar jaringannya, termasuk para calo yang bermain dengan orang dalam Samsat karena diduga pelaku tidak bekerja sendiri.
Berdasarkan laporan, kata Yarham, sudah ada 14 laporan dugaan penggelapan dari wajib pajak.
Uangnya diambil, sementara urusan pembayaran pajak tidak selesai.
Laporan pertama diterima nilainya Rp 32 juta, tetapi setelah diselidiki ternyata lebih banyak dan bila ditotal sekitar Rp 100 jutaan.
"Memang sudah ada (pembayaran pajak) diselesaikan dari hasil mediasi. Uang digelapkan umumnya pajak kendaraan. Yang bersangkutan sudah lama kerja di sini, tentu jalurnya tahu semua, jadi bisa menguruskan. Kita sekarang mengumpulkan laporan dan akan ditindaklanjuti ke proses hukum," paparnya.
Guna mencegah tidak berulang kasus serupa, Yarham mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas yang ada di Samsat Makassar saat membayar pajak kendaraan, seperti layanan online dan drive thru serta tidak menggunakan jasa calo maupun pegawai Samsat. (antara/jpnn)
Pegawai honorer Samsat Makassar dipecat. Kasusnya berat. Dia terancam hukuman pidana juga.
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi
- Imbauan MenPAN-RB & BKN Tak Ampuh, Honorer K2 Teknis Tetap Diputus Kontrak
- 5 Berita Terpopuler: CPNS & PPPK Semringah, Bagaimana Nasib Honorer Gagal Seleksi Paruh Waktu, Kapan Jadwal Ulang?
- 137 CPNS & 449 PPPK Terima SK, Bupati Sahrujani Beri Pesan Begini
- CPNS & PPPK Tahap 1 Semringah, SK ASN di Tangan, Semua Honorer K2 Terakomodasi
- Apakah Honorer Gagal Seleksi Tahap 2 jadi PPPK Paruh Waktu?
- 600 Honorer Terpaksa Diberhentikan, Bupati Rio Minta Maaf