Pejabat Militer AS Membela Kunjungan Prabowo yang Pernah Dituduh Melanggar HAM

Pejabat Militer AS Membela Kunjungan Prabowo yang Pernah Dituduh Melanggar HAM
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto pekan ni mengunjungi Amerika Serikat setelah hampir 20 tahun dirinya dilarang masuk ke negara itu, termasuk untuk menghadiri ke wisuda putranya. (Reuters: Beawiharta)

Ia mengatakan Prabowo "tidak memenuhi syarat untuk memasuki negara ini."

"Dengan memberikan visa kepada Menteri Pertahanan Prabowo, Presiden [Trump] dan Menteri Luar Negeri [Amerika Serikat] sekali lagi telah menunjukkan jika bagi mereka 'hukum dan ketertiban' adalah slogan kosong yang mengabaikan pentingnya keadilan," katanya.

Prabowo diketahui mendaftar militer pada usia 19 dan enam tahun kemudian bergabung dengan Kopassus, pasukan khusus Angkatan Darat.

Ia memimpin Tim Mawar yang dituduh menculik aktivis mahasiswa yang terlibat dalam gerakan menggulingkan Soeharto.

Tiga belas aktivis sejak saat itu masih hilang.

Prabowo secara konsisten membantah keterlibatannya dalam setiap dugaan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk di Jakarta, Timor Timur, dan juga Papua Barat.

Tapi Prabowo menjadi pemain politik, yang telah berulang kali mencalonkan diri sebagai presiden.

Pejabat Militer AS Membela Kunjungan Prabowo yang Pernah Dituduh Melanggar HAM Photo: Prabowo Subianto diangkat menjadi Menteri Pertahanan oleh Presiden Joko Widodo, setelah keduanya bersaing dalam pemilihan presiden. (Reuters/Beawiharta)

 

Pemerintahan Presiden Donald Trump mengatakan akan menyambut Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto ke Pentagon, markas militer Amerika Serikat

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News