Pejuang Pemekaran Mengamuk di Kantor Gubernur

Pejuang Pemekaran Mengamuk di Kantor Gubernur
Pejuang Pemekaran Mengamuk di Kantor Gubernur
Seorang anggota Tim 315 asal Sorong sangat menyayangkan sikap Ketua FPPPB, Origenes Ijie yang belum juga menyalurkan dana. Padahal, Pemprov Papua Barat telah mencairkan dana Rp 3 Miliar lewat rekening FPPPB. Lagi pula saat tatap muka 31 Agustus lalu, secara lisan gubernur telah memerintahkan agar ketua FPPPB segera membayarkan dana yang menjadi hak-hak warga.

Namun hingga 14 September lalu, belum juga direalisasikan. "Gubernur sudah perintah, tapi kenapa belum bayar juga?" ujarnya dengan nada tanya.

 

Anggota Tim 315 tetap bertahan di halaman kantor gubernur, hingga akhirnya Sekda Papua Barat, GC Auparay, memerintahkan Kepala Kantor Satpol PP agar mengerahkan anak buahnya untuk menjemput Origenes Ijie di rumahnya di kompleks Rendani. "Kamu bisa jemput tidak. Kalau tidak bisa, minta bantuan Brimob untuk jemput," perintah Sekda kepada Kepala Satpol PP.

 

Dengan menggunakan 3 unit mobil, Kepala Satpol PP dan anak buahnya bergerak untuk menjemput Ketua FPPPB Origenes Ijie. Sekitar pukul 12.30 WIT Satpol PP berhasil membawa Origenes dan langsung menghadap Sekda di ruang kerjanya. Tak lama kemudian, Sekda dan Ketua FPPPB menemui massa Tim 315 di halaman kantor gubernur.

MANOKWARI - Sebanyak 120 aktifis pemekaran Provinsi Papua Barat yang tergabung dalam anggota Tim 315 mengamuk di kantor gubernur, Selasa (15/9).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News