Pelaksanaan PPKM Darurat, Ganjar: Penggali Kubur juga Sudah Kewalahan

Pelaksanaan PPKM Darurat, Ganjar: Penggali Kubur juga Sudah Kewalahan
Gubernur Ganjar Pranowo dan Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi. Foto: IG @ganjarpranowo

Pihaknya sudah koordinasi dengan gubernur dan jajaran terkait untuk pelaksanaan program itu.

"Ada beberapa titik simpul dari dan ke wilayah Jateng. Polres Brebes sudah menyiapkan, Rembang, Cilacap, Blora dan lainnya manakala PPKM Darurat dilaksanakan," kata dia.

Luthfi mengatakan, pihaknya juga menyiapkan ikatan regu dan pleton dari TNI/Polri yang akan digeser ke tempat-tempat PPKM Darurat dilaksanakan.

Tujuannya untuk mempertebal pengamanan, melakukan penyekatan penutupan terkait akses ke wilayah itu sekaligus mengawasi dan mengedukasi masyarakat tentang protokol kesehatan.

"Zonasinya sudah ada, untuk wilayah Jateng ada 11 kabupaten kota yang ditargetkan. Contohnya Kota Semarang, Surakarta, Klaten dan lainnya yang menjadi target. Nanti kami kendalikan," jelasnya.

Lutfi mengatakan tak hanya menugaskan satu dua orang anggota, tetapi akan mengerahkan pasukan lebih besar lagi. Di satu desa bisa dijaga satu regu, pleton atau kalau perlu kompi.

"Sehingga betul-betul diawasi. Kami tidak mau PPKM elek-elekan, karena semua diawasi pasukan kami," jelasnya.

Luthfi juga mendesak seluruh kabupaten/kota di Jateng membuat Perda tentang penanganan Covid-19. Sebab menurutnya, masih ada beberapa daerah yang belum memiliki itu.

Gubernur Ganjar Pranowo meminta dukungan penuh dari masyarakat untuk menyukseskan PPKM Darurat ini.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News