Pembakar Alquran Dipecat dari Kerja
Jumat, 17 September 2010 – 06:00 WIB

Derek Fenton Dikawal petugas kepolisian New York. Foto: eworldpost.com
NEW YORK - Derek Fenton kena getahnya. Gara-gara aksi tidak terpujinya saat memperingati tragedi 11 September 2001 alias 9/11 pada Sabtu lalu (11/9), pria 39 tahun itu harus kehilangan pekerjaannya di New Jersey (NJ) Transit. Kemarin (16/9) Daily Mail melaporkan bahwa kondektur kereta itu resmi menjadi pengangguran. Rupanya, NJ Transit jauh lebih tegas daripada Kepolisian New York (NYPD). Setelah mendengar tindakan salah seorang pegawainya, perusahaan kereta api itu berang.
Dalam pernyataan tertulis, NJ Transit menegaskan bahwa tindakan Fenton melanggar kode etik perusahaan. Sabtu lalu pria berperawakan tinggi besar itu tertangkap kamera seorang fotografer media cetak sedang merobek lembaran Alquran di Ground Zero.
Baca Juga:
Selanjutnya, dia membakar kitab suci umat Islam tersebut. Pada saat itu juga dia dikeler petugas. Tapi, dia lantas dibebaskan tanpa dakwaan apa pun.
Baca Juga:
NEW YORK - Derek Fenton kena getahnya. Gara-gara aksi tidak terpujinya saat memperingati tragedi 11 September 2001 alias 9/11 pada Sabtu lalu (11/9),
BERITA TERKAIT
- Keluarga Diktator Filipina Ferdinand Marcos Dilaporkan Terkait Transaksi Emas 350 Ton
- Donald Trump Sebut Industri Film di AS Sekarat
- Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Memiliki Nuklir untuk Alasan Apa pun, Pelucutan Total!
- 2 Kapal Wisata Terbalik di China, 3 Orang Tewas & 14 Hilang
- Berulah di Medsos, Donald Trump Pamer Fotonya Berpose ala Paus Vatikan
- Sekjen PBB Tegaskan Serangan Israel Pelanggaran Terhadap Kedaulatan Suriah