Pembatasan Dicabut, Virus Corona Kembali Masuk Selandia Baru

Pembatasan Dicabut, Virus Corona Kembali Masuk Selandia Baru
PM Selandia Baru Jacinda Ardern menggelar konferensi pers terkait penembakan massal di dua masjid di Christchurch. Foto: RNZ

jpnn.com, WELLINGTON - Selandia Baru melaporkan tambahan kasus virus corona untuk pertama kalinya dalam 23 hari terakhir, Selasa (16/6). Kedua kasus anyar ini merupakan impor dari Inggris.

Selandia Baru sejak pekan lalu telah menghentikan semua pembatasan sosial dan ekonomi, kecuali untuk kontrol di perbatasan. Langkah itu diambil lantaran pemerintah yakin tidak ada lagi kasus virus corona di negara tersebut.

Kerap dianggap sebagai contoh keberhasilan menghadapi wabah virus corona, Selandia Baru adalah salah satu negara pertama di dunia yang kembali ke kehidupan normal seperti prapandemi.

Kementerian Kesehatan setempat mengatakan kasus-kasus baru itu terkait dengan warga yang baru-baru ini melakukan perjalanan ke Inggris. Kedua pasien juga saling berhubungan.

Detil lebih lanjut diperkirakan akan diberikan pada konferensi pers yang akan digelar Selasa ini. Sejauh ini, Selandia Baru telah mencatat 22 kematian akibat COVID-19. (ant/dil/jpnn)

Selandia Baru melaporkan tambahan kasus virus corona untuk pertama kalinya dalam 23 hari terakhir, Selasa (16/6). Kedua kasus anyar ini merupakan impor dari Inggris.


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News