Pemerintah Bubarkan HTI, Muncullah #KamiBersamaHTI

Pemerintah Bubarkan HTI, Muncullah #KamiBersamaHTI
Menkumham Yasonna Laoly, Menkopolhukam Wiranto, Mendagri Tjahjo Kumolo, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat konpers terkait pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di kantor Menkopolhukam, Jakarta, Senin (8/5). Menkopolhukam menganggap Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sebagai organisasi yang bertentangan dengan Pancasila, dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan akan dibubarkan pemerintah. Foto by: Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Beragam reaksi dari keputusan pemerintahan Joko Widodo yang berencana membubarkan organisasi masyarakat Hizbut Tahrir Indonesia.

Reaksi itu bersahut-sahutan di jejaring sosial.

Tidak hanya #HTIbubar, tapi juga diramaikan oleh #KamiBersamaHTI. Tanda pagar tersebut merupakan dukungan sejumlah netizen pasca pembubaran HTI.

Pengguna media sosial khusunya Twitter, menyuarakan dukungan untuk ormas Islam tersebut lewat cuitan. Netizen kontra dengan keputusan Menko Polhukam Wiranto karena menilai HTI tidak seperti yang dituding anti-Pancasila.

Seperti sejumlah cuitan netizen berikut ini;

"Menuduh @HizbuttahrirID tidak memberikan pengaruh positif kepada pembangunan negeri ini adalah tunduhan tanpa dasar. #KamiBersamaHTI," tulis @AdiVictoria.

Beragam reaksi dari keputusan pemerintahan Joko Widodo yang berencana membubarkan organisasi masyarakat Hizbut Tahrir Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News