Pemilu Masih Jauh, DKPP Sudah Terima Puluhan Pengaduan

Pemilu Masih Jauh, DKPP Sudah Terima Puluhan Pengaduan
Ketua DKPP Heddy Lugito (kiri foto) bersama Anggota DKPP Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menyampaikan pengaduan dugaan pelanggaran etika oleh penyelenggara pemilu, di Jakarta, Kamis. (24/11/22) (ANTARA/Boyke Ledy Watra)

jpnn.com, JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mulai disibukkan banyaknya pengaduan yang masuk terkait dugaan pelanggaran.

Data DKPP mencatat ada 33 pengaduan dugaan pelanggaran yang dilakukan penyelenggara pemilu dalam sebulan terakhir.

"DKPP sudah menerima 33 pengaduan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran etika oleh penyelenggara pemilu," kata Ketua DKPP Heddy Lugito di Jakarta, Kamis (24/11).

Dia menyebut dugaan pelanggaran etika oleh Bawaslu daerah mendominasi pengaduan yang masuk ke DKPP. Lalu ada tiga oleh KPU di daerah.

"Jadi, dari 33 itu, 30 pengaduan dugaan pelanggaran kode etik dilakukan oleh teman-teman dari Bawaslu kabupaten kota," lanjutnya

Menurut Heddy, banyaknya pengaduan terhadap Bawaslu kabupaten kota berkaitan dengan proses rekrutmen panitia pengawas pemilu (Panwaslu) kecamatan yang sedang berlangsung.

Heddy mengatakan dalam proses itu banyak muncul ketidakpuasan terhadap kinerja Bawaslu di kabupaten kota. Mulai beberapa daerah di Jawa, Sumatera Utara, hingga Papua.

Mayoritas pengadu adalah mereka yang tidak puas dan tidak lulus rekrutmen.

DKPP menerima puluhan pengaduan dugaan pelanggaran oleh penyelenggara pemilu di daerah. Mayoritas dilakukan Bawaslu, lalu KPU. Begini...

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News