Peminat Jurusan Keguruan dan Kesehatan Turun Drastis
”Ini saya kira bisa membantu. Namun perlu diawasi, kiranya ada program bersama antarklaster yang bisa menggenjot jumlah mahasiswa, utamanya dari PTS,” kata Suko.
Sebelumnya, saat berkunjung ke Malang pada Senin lalu (27/8), Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Dr Totok Prasetyo BEng MT l menyatakan, memang ada kemerosotan peminat beberapa jurusan. ”Kemungkinan turunnya peminat di kedua jurusan karena tergantikan jurusan berbau digital,” kata Totok.
Saat ini, memang jurusan digital seperti jurusan teknik jaringan, desain, dan jurusan yang berbasis teknologi lebih disukai. ”Hanya aneh saja, kok keguruan sepi peminatnya. Makanya perlu dievaluasi melalui klasterisasi L2 Dikti tadi,” tambah Totok.
Selain untuk mendongkrak jumlah mahasiswa, klasterisasi bisa membantu kampus swasta dan negeri bisa segera menaikkan peringkatnya. (san/c2/abm)
Jumlah Guru dan tenaga medis yang sudah cukup banyak menyebabkan peminat jurusan keguruan dan kesehatan di PTS mulai turun.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- 18.215 Kegiatan Riset Nasional dan Pengembangan Dimulai, PTS Terbanyak
- Rektor Universitas Paramadina Soroti Kebijakan dan Praktik Diskriminatif Pendidikan Tinggi Indonesia
- Research Week UNTAR Sukses Publikasikan Lebih dari 2.000 Karya
- Dies Natalis ke-41, UT Luncurkan Inovasi Baru, Perkuat Kolaborasi PTN dan PTS
- 8 Tim PTN/PTS Terpilih Masuk Final Innovilleague 2025
- Wakil Ketua MPR Dorong Peningkatan Pemerataan Kualitas Perguruan Tinggi di Indonesia
JPNN.com




