Selasa, 11 Desember 2018 – 22:33 WIB

Pemprov DKI Minta Ratna Sarumpaet Kembalikan Ongkos ke Chili

Senin, 08 Oktober 2018 – 20:46 WIB
Pemprov DKI Minta Ratna Sarumpaet Kembalikan Ongkos ke Chili - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Masalah Ratna Sarumpaet bertambah lagi. Setelah ditangkap polisi karena menyebarkan kebohongan, kini dia dituntut mengembalikan ongkos perjalanan ke Chili sebesar Rp 70 juta dari Pemprov DKI.

Plt Kepala Dinas Pariwista dan Budaya DKI Jakarta Asiantoro menyatakan bahwa Ratna harus mengembalikan uang yang telah diberikan. Pasalnya, Ratna tidak jadi berangkat ke Chili.

"Iya (dalam waktu dekat), Dinas Pariwisata sudah diminta untuk segera (menagih) ke Bu Ratna supaya mengembalikan itu," ujar Asiantoro ketika dikonfirmasi, Senin (8/10).

Asiantoro menjelaskan rincian dananya adalah uang saku yang diterima Ratna Sarumpaet sebesar Rp 19.857.000, biaya asuransi perjalanan sebesar Rp 526.000, dan tiket pesawat sebesar Rp 50.380.000.

Sementara itu mengenai tiket perjalanan yang telah dibeli, Asiantoro perlu menjalin komunikasi kepada maskapai penerbangan. Namun, dengan lapang dada pihaknya akan tetap menerima berapapun harga tiket yang akan dikembalikan. "Refund-nya berapa nanti ya itulah yang akan diterima," tuturnya.

Asiantoro menjelaskan rincian dananya adalah uang saku yang diterima Ratna Sarumpaet sebesar Rp 19.857.000, biaya asuransi perjalanan sebesar Rp 526.000, dan tiket pesawat sebesar Rp 50.380.000.

Sementara itu mengenai tiket perjalanan yang telah dibeli, Asiantoro perlu menjalin komunikasi kepada maskapai penerbangan. Namun, dengan lapang dada pihaknya akan tetap menerima berapapun harga tiket yang akan dikembalikan. "Refund-nya berapa nanti ya itulah yang akan diterima," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyetujui permohonan dana perjalanan Ratna. Sesuai dengan pernyataan Ratna, dirinya akan menjadi pembicara di acara The 11th Women Playrights International Conference di Chili pada 7 sampai 12 Oktober 2018.

Sumber : Jawapos.com
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar