Pemprov Jatim Pecahkan 2 Rekor MURI di Hari Pahlawan

Pemprov Jatim Pecahkan 2 Rekor MURI di Hari Pahlawan
Gubernur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Hari Pahlawan tahun 2022. Foto: Dok. Pemprov Jatim

Total ada sebanyak 1.750 orang yang terlibat sebagai peserta yang membentangkan bendera merah putih. Dengan 1.200 orang diantaranya adalah ASN Pemprov Jatim dan 550 sisanya adalah pelajar SMAN 19 Surabaya.

“Kain merah putih sepanjang 3.219 meter itu dijahit oleh siswa siswi LP. Ma'arif Kabupaten Mojokerto, yang kemudian bersama-sama 1.750 orang dibentangkan di Jembatan Suramadu. Ini adalah wujud karakter kepahlawanan dan nafas nasionalisme yang bertemu momebtum Hari Pahlawan 10 November 2022. Suasana heroik  begitu kental yang ditunjukkan oleh warga Jawa Timur selama tiga jam dibentangkan di Jembatan Suramadu,” tegas Gubernur Khofifah.

Dia menyampaikan Hari Pahlawan adalah momentum yang sangat tepat untuk membangun semangat  heroikme, nafas kepahlawanan, serta nafas nasionalisme.

Terutama agar masyarakat sama-sama menginspirasi  bahwa Indonesia bisa menjadi negara yang maju seperti saat ini adalah buah dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan terdahulu. 

"Bangsa ini besar seperti sekarang karena perjuangan yang luar biasa,  dari pahlawan dan pejuang bangsa," tegasnya.

Tak hanya itu, secara khusus dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Jatim yang terlibat dalam kegiatan ini. Khususnya dari pelajar LP. Ma'arif Kabupaten Mojokerto yang berkontribusi dalam menjahit kain merah putih tersebut.

"Kita berharap dengan dicatatkannya pembentangan kain merah putih ini sebagai pemecah rekor MURI, akan makin menguatkan semangat nasionalisme kita. Juga makin menguatkan semangat persatuan dan persaudaraan merawat NKRI,” imbuhnya.

Begitu pun dengan aksi minum jamu beras kencur yang dilakukan serentak dengan melibatkan 20.770 peserta se Jawa Timur seusai Upacara Hari Pahlawan di Tugu Pahlawan Surabaya.

Dua rekor MURI yang diraih Pemprov Jatim pembentangan kain merah putih sepanjang 3.219 meter di Jembatan Suramadu dan aksi minum jamu tradisional beras kencur.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News