Pendapatan Tidak Stabil Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung?

Pendapatan Tidak Stabil Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung?
Penyakit jantung. ILUSTRASI. Foto: Laman MSN

Tercatat, ada 106 kejadian yang berkaitan dengan kardiovaskular dan 164 kematian. Tak lupa, tim peneliti memperhitungkan faktor-faktor seperti risiko jantung yang sudah ada sebelumnya dan latar belakang sosiodemografi. Hasilnya, naik dan turunnya pendapatan pribadi dikaitkan dengan risiko kematian dan penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi dalam satu dekade terakhir. Terlebih setelah krisis ekonomi menghantam Amerika Serikat.

Ada beberapa orang yang lebih mungkin mengalami tingkat pendapatan yang tidak stabil. Orang-orang yang dimaksud adalah wanita, orang Afrika-Amerika, orang yang menganggur, orang yang tidak menikah, orang yang merokok, orang yang jenjang pendidikannya kurang, dan orang dengan tanda-tanda depresi.

Mengapa pendapatan tidak stabil sangat berbahaya?

Penulis utama studi Tali Elfassy, ??Ph.D., dari University of Miami Miller School of Medicine di Florida, mengatakan bahwa tingkat pendapatan yang berubah-ubah dapat menghadirkan ancaman kesehatan masyarakat yang meningkat.

"Walaupun bersifat observasional, hasil penelitian kami menyoroti bahwa perubahan negatif dalam pendapatan dapat merusak kesehatan jantung dan berkontribusi pada kematian dini," tegas Elfassy.

Tidak jelas mengapa fluktuasi pendapatan dapat meningkatkan risiko masalah kardiovaskular, kematian, atau keduanya. Bisa jadi karena tingkat pendapatan yang tidak stabil memicu seseorang untuk melakukan perilaku yang tidak sehat, seperti konsumsi alkohol yang berlebihan, kurang olahraga, stres, dan tekanan darah tinggi. Itu semua menjadi pemicu penyakit jantung.

Jadi, penelitian awal ini hanya sebagai gambaran bagaimana tingkat pendapatan pribadi seseorang - terutama yang tidak stabil - sangat memengaruhi kesehatan jantung dan bahkan memicu penyakit jantung. Para peneliti berharap bahwa ilmuwan lainnya akan melakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami penyebabnya lebih dalam.(RS/RVS/klikdokter)


Ada beberapa orang yang lebih mungkin mengalami tingkat pendapatan yang tidak stabil.


Redaktur & Reporter : Yessy

Sumber klikdokter

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News