Pendistribusian Logistik Pemilu ke Daerah 3T, Pemkab Teluk Wondama Sewa Helikopter

Pendistribusian Logistik Pemilu ke Daerah 3T, Pemkab Teluk Wondama Sewa Helikopter
Bupati Teluk Wondama Hendrik Syake Mambor saat diwawancara awak media di Manokwari, Papua Barat, Senin. (ANTARA/Fransiskus Salu Weking)

jpnn.com - MANOKWARI - Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, menyewa satu unit helikopter untuk mendistribusikan logistik Pemilu 2024 ke daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) yang sulit dijangkau dengan transportasi darat.

Bupati Teluk Wondama Hendrik Syake Mambor mengatakan satu dari 13 distrik sulit diakses menggunakan transportasi darat, yaitu Distrik Naikere.

"Ya konsekuensinya pemerintah harus sewa helikopter supaya logistik pemilu bisa dikirim," kata Hendrik Mambor di Manokwari, Senin (29/1).

Dia menjelaskan bahwa kesiapan pemerintah daerah untuk menyewa helikopter sudah dibahas bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu, dan aparat keamanan.

Hal itu bermaksud agar proses distribusi logistik pemilu ke Distrik Naikere mendapat pengawalan dari personel Polres Teluk Wondama dan Kodim 1811/Teluk Wondama.

"Helikopter biasa kami sewa dari Nabire atau dari Yayasan Helivida Indonesia," kata Mambor.

Dia memastikan seluruh daerah di Teluk Wondama sudah terkoneksi dengan jaringan telekomunikasi dan internet yang akan memudahkan proses rekapitulasi suara.

Kendati demikian, penyelenggara pemilu perlu mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat menghambat pendistribusian logistik ke 142 tempat pemungutan suara (TPS).

Pemkab Teluk Wondama menyewa satu unit helikopter untuk distribusi logistik Pemilu 2024 ke daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News