Penetapan Capres Golkar Dipercepat
Diduga Imbas Manuver PDIP yang Ingin Gaet Tokoh Beringin
Jumat, 30 Januari 2009 – 11:25 WIB
Ilustrasi Golkar. Foto: dok/JPNN.com
jpnn.com, JAKARTA - Cepatnya pergerakan politik terkini memaksa DPP Partai Golkar segera menetapkan capresnya. Jika semula parpol warisan Orde Baru itu memberi ancar-ancar setelah pemilu legislatif, sangat mungkin jadwalnya dimajukan. Pertengahan Februari Golkar diperkirakan sudah mengantongi nama capres/cawapres yang akan diusung pada Pilpres Juli 2009.
"Tak bisa ditunda lebih lama," ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono di gedung parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (29/1). Menurut dia, waktu terbaik menetapkan capres/cawapres adalah saat rapat konsultasi nasional pertengahan Februari mendatang.
"Sebab, dinamika politiknya memang sangat cepat,’’ tambah ketua badan pemenangan pemilu (Bappilu) Golkar itu. Dia menyatakan, selain aspirasi arus bawah, sejumlah kalangan DPP mulai menginginkan hal yang sama.
Baca Juga:
Saat Rakernas IV Golkar Oktober 2008, telah diinventarisasi tujuh nama calon kandidat yang akan diusung Golkar sebagai capres/cawapres. Namun, nama-nama yang dijaring tersebut belum ditetapkan oleh DPP, karena masih sebatas hasil penyampaian aspirasi seluruh DPD yang hadir saat itu. DPP malah memutuskan bahwa penetapan capres/cawapres baru dilakukan usai pemilu legislatif.
Tujuh nama itu adalah Jusuf Kalla, Agung Laksono, Aburizal Bakrie, Akbar Tandjung, Fadel Muhammad, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Surya Paloh. ’’Siapa yang akan dipilih di antara mereka, kita lihat saja,’’ ujar Agung berdiplomasi.
Baca Juga:
Namun, Agung menolak kalau digandengnya dua tokoh Golkar itu merupakan upaya PDIP memecah belah partainya. ’’Saya harap bukan seperti itu (mengadu domba, Red),” tandasnya.
Cepatnya pergerakan politik terkini memaksa DPP Partai Golkar segera menetapkan capresnya. Jika semula parpol warisan Orde Baru itu
BERITA TERKAIT
- Versi Idrus, Tuntutan Mahasiswa dan Ucapan Prabowo Punya Titik Temu
- Idrus Golkar Anggap Fokus Bahlil Buat Prabowo-Gibran, Bukan Maju Capres
- Jusuf Kalla Ungkap Hasil Pertemuan dengan Prabowo di Istana, Singgung Angka Rp 70 T
- Golkar Komitmen Memperkuat Peran Indonesia di Tingkat ASEAN
- Yellow Runners Menguningkan Jalan Sudirman, Golkar Gemakan Sehat Badan & Lingkungan
- Terpilih Aklamasi Jadi Ketum Kosgoro 1957, Sari Siap Perjuangkan Hak Perempuan
JPNN.com




