Pengakuan Pria di Lombok Barat yang Diajak Berhubungan Badan sama Suaminya

Pengakuan Pria di Lombok Barat yang Diajak Berhubungan Badan sama Suaminya
SU alias Mita, 25 tahun, warga Kecamatan Ampenan yang dilaporkan atas dugaan penipuan setelah menikah dengan sesama jenis. Foto: Toni/Lombok Post

jpnn.com, LOMBOK BARAT - Masyarakat Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat heboh dengan pernikahan sesama jenis yang terjadi di Kecamatan Kediri.

SU alias Mita, laki-laki 25 tahun warga Kecamatan Ampenan dilaporkan suaminya MU, 31 tahun, warga Kecamatan Kediri atas kasus penipuan.

MU melaporkan SU ke pihak kepolisian lantaran merasa ditipu karena tidak tahu jika orang yang dinikahinya ternyata seorang laki-laki.

Namun, SU alias Mita mengaku jika MU memang tahu dirinya adalah laki-laki bahkan sebelum menikah.

“Dia tahu saya laki-laki, dia tahu saya tidak punya payudara," ungkap SU kepada wartawan, di depan pihak kepolisian, Senin (8/6).

SU blak-blakan. Ia menceritakan awal mula perkenalannya dengan MU. “Lewat aplikasi media sosial,” katanya.

Menurut SU, awalnya MU memang tak mengetahui dirinya laki-laki.

Mereka saling mengenal dan menjalin asmara sejak Februari lalu.

Pria yang diajak berhubungan badan oleh suaminya itu mengeluarkan pernyataan mengejutkan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News