Pengalaman Warga RI Belasan Tahun Hidup di Korea Utara

Andry mengatakan, meski bebas naik kendaraan umum seperti taksi dan bus umum, namun kehidupan sehari-hari warga setempat dan orang asing memang terpisah.
"Kami tinggal di apartemen dengan kondisi terjamin," katanya.
Tempat tinggal Andry terletak di lingkungan kompleks yang dikhususkan bagi kalangan asing seperti para diplomat.
"Tidak semua orang Korut yang bisa melintas," katanya.
"Orang yang bekerja di setiap kedutaan asing dan organisasi internasional di sini pun tidak bebas masuk. Harus izin sebelumnya," ujar Andry.
Letak kompleks tempat tinggalnya berada di tengah Kota Pyongyang, di apartemen yang sewanya dibayar tiap bulan dengan mata uang Euro.
Mata uang setempat, kata Andry, hanya berlaku di pasar rakyat. "Kami orang asing selalu belanja sayuran dan segalanya di sana," katanya.

- Industri Alas Kaki Indonesia Punya Potensi Besar, Kenapa Rawan PHK?
- Apa Arti Kemenangan Partai Buruh di Pemilu Australia Bagi Diaspora Indonesia?
- Dunia Hari Ini: Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Lagi Anthony Albanese
- Mungkinkah Paus Baru Datang dari Negara Non-Katolik?
- Partai Buruh Menang Pemilu Australia, Anthony Albanese Tetap Jadi PM
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan