Pengamat Pertahanan: Kita Tidak Boleh Punya Pemimpin Seperti Itu

Pengamat Pertahanan: Kita Tidak Boleh Punya Pemimpin Seperti Itu
Pengamat militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie. Foto: YouTube/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menilai seorang pemimpin hanya bisa dipegang kata-katanya.

Hal ini disampaikannya dalam konteks putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang maju sebagai bacawapres pendamping Prabowo Subianto.

Dia menilai orang yang sering kali berbicara berbeda tak pantas menjadi pemimpin.

"Saya enggak tahan ada pemimpin yang dia pagi ngomong apa, siang ngomong apa, sebulan lalu ngomong apa, sekarang ngomong apa. Kita enggak boleh punya pemimpin seperti itu," kata Connie di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (28/10).

Connie juga mengkritisi bagaimana Presiden Jokowi yang memiliki perbedaan dalam berbicara dari waktu ke waktu, terutama ketika membicarakan tentang karier anak-anaknya.

“Saya hanya melihat saja, misalnya setiap tahun beliau (Jokowi) menjawab, 'Oh, enggak gitu, anak saya masih muda.' Terus sang anak bilang, 'Oh, saya juga enggaklah'. gitu, kan. Loh, sekarang kejadiannya, kok, seperti ini. Jadi, pemimpin itu yang dipegang cuma satu, kok, apalagi leaders, ya, yaitu ucapannya," kata dia.

Connie menilai ciri-ciri pemimpin yang baik adalah jika memegang omongannya dari awal.

“Jadi, ucapan yang paling awal yang harus dipegang, we are in a big trouble. Our democracy dalam bahaya besar," kata Connue.

Connie menilai orang yang sering kali berbicara berbeda tak pantas menjadi pemimpin.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News