Penganiaya Wanita Hamil Berjilbab di Sydney Terancam Dihukum Berat

Penganiaya Wanita Hamil Berjilbab di Sydney Terancam Dihukum Berat
Pria bernama Stipe Lozina (kaos merah, paling kiri) terekam sedang menendang kepala korban Rana el Asmar yang sudah terjatuh di salah satu cafe di Sydney barat, akhir November 2019. (Rekaman CCTV)

Federasi Dewan Islam Australia (AFIC) menyebut perbuatan Lozina itu sebagai tindakan pengecut.

"Ini jelas serangan rasis dan Islamophobia. Kami harap kasus ini ditangani sebagai kasus Islamophobia," ujar Ketua AFIC Dr Rateb Jneid dalam sebuah pernyataan.

Beberapa hari sebelum kejadian, Charles Sturt University merilis laporan tentang meningkatnya kasus Islamophobia di Australia yang telah meluas di tempat umum.

Laporan itu menyebut, dari seluruh kasus Islamophobia di tempat umum pada tahun 2016 dan 2017, lebih setengahnya terjadi di tempat yang memiliki penjaga keamanan.

Dari 349 kasus, sekitar tiga perempat dilakukan terhadap perempuan. 96 ??persen korban perempuan ini mengenakan jilbab.

Penganiaya Wanita Hamil Berjilbab di Sydney Terancam Dihukum Berat Video: Peristiwa penganiayaan yang dilakukan seorang pria terhadap wanita hamil di Sydney yang diduga bermotif Islamophobia. (ABC News)

 

Simak berita-berita menarik lainnya dari ABC Indonesia.

 


Kasus penganiayaan terhadap seorang wanita hamil berjilbab di Sydney mulai diperiksa di pengadilan magistrasi hari Kamis (5/12/2019)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News