Penghapusan Honorer, APKASI Akan Sampaikan Kegelisahan Tenaga Kontrak kepada Jokowi

Penghapusan Honorer, APKASI Akan Sampaikan Kegelisahan Tenaga Kontrak kepada Jokowi
Presiden Jokowi. Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN.com

Sebab, saat ini masih banyak puskesmas dan sekolah kekurangan pegawai sehingga daerah itu mengandalkan tenaga kontrak dan honorer dalam memberikan pelayanan.

Mengacu data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kotawaringin Timur, saat ini ada 3.625 tenaga kontrak yang aktif. Mereka tersebar di semua satuan organisasi perangkat daerah hingga di kecamatan.

Halikinnor mengatakan pada Juni nanti pemda akan melakukan seleksi ulang terhadap tenaga kontrak.

Honorer yang kinerjanya memenuhi kriteria dan dibutuhkan akan dipertahankan, sedangkan yang berkinerja tidak sesuai harapan kontraknya disetop.

Baca Juga: Seusai Penyerahan SK, Bobby Nasution Peringatkan Guru PPPK

"Ini sebenarnya juga wujud kami menjalankan keinginan pemerintah pusat, tetapi tentu tidak bisa langsung dihapus seluruhnya. Kami masih sangat membutuhkan tenaga kontrak," ujar Halikinnor.

Oleh karena itu, Halikinnor berharap pemerintah pusat memberikan kelonggaran untuk daerah-daerah yang masih kekurangan pegawai.

Penghapusan honorer bisa dilakukan secara bertahap sambil perekrutan pegawai berstatus ASN sesuai kuota yang diberikan pemerintah pusat. (ant/fat/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

APKASI akan menyampaikan kegelisahan tenaga kontrak kepada Presiden Jokowi menyusul penghapusan honorer pada pertemuan dalam waktu dekat.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News