Rabu, 17 Oktober 2018 – 18:39 WIB

Penghuni Melawan, Penyitaan Rumah Diwarnai Kericuhan

Kamis, 10 November 2016 – 08:28 WIB
Penghuni Melawan, Penyitaan Rumah Diwarnai Kericuhan - JPNN.COM

Polisi menangkap salah satu warga yang berusaha menghalangi eksekusi. Foto: dok jpnn

CIREBON – Suasana tegang jelas terlihat didepan sebuah rumah di Jl Kartini Kelurahan Sukapura Kelurahan Kejaksan Kota Cirebon Rabu (9/11)kemarin, Teriak pekik takbir dan aksi saling dorong pun terjadi tatkala ketika juru sita PN Cirebon memaksa masuk kedalam objek yang saat itu dijadikan sekertariat oleh Aliansi Masyarakat Nahi Mungkar (Almanar).

Lalu lintas yang melewati Jl Kartini pun lumpuh, sekitar lima jam lebih salah satu jalan utama di Kota Cirebon tersebut ditutup oleh pihak kepolisian, sekitar 430 petugas kepolisian dari Polres Cirebon Kota dan Brimob Detasemen C Polda Jabar pun disiagakan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Aksi saling dorong dan gesekan fisik pun nyaris saja pecah, andai polisi telat melakukan antisipasi. Pihak-pihak yang dinilai menghambat dan menghalang-halangi proses eksekusi yang dilakukan oleh juru sita PN Cirebon langsung diamankan ke Polres Cirebon Kota.

Dari pantauan Radar, sedikitnya ada enam orang, terdiri dari anggota Almanar dan warga, yang berusaha menghalangi proses eksekusi dibawa paksa ke Polres Cirebon Kota menggunakan truk Dalmas.

Polisi juga mengamankan sebilah celurit dan pedang panjang lengkap dengan sarungnya dari rumah yang sebelumnya dihuni oleh keluarga Soleh .

“Ini perintah negara, polisi hanya mengamankan, yang menghalang-halangi perintah negara akan kita amankan,”seru Kapolres Cirebon Kota AKBP Indra Jafar SIK MSi melalui pengeras suara berkali-kali.

Meski mendapatkan perlawanan, namun proses eksekusi terhadap objek yang dimintakan penetapannya oleh PT KAI tersebut akhirnya tetap dilakukan, seluruh barang dari dalam rumah pun dikeluarkan.

Suasana pun tambah panas, ketika pihak dari PT KAI hendak meratakan bangunan yang disita tersebut. 

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar