Pengurus PSSI Diingatkan Jangan Umbar Dendam

Pengurus PSSI Diingatkan Jangan Umbar Dendam
Ketum PSSI Djohar Arifin (kanan) bersama Arifin Panigoro. Foto: Dok.JPNN/JPPhoto
JAKARTA -- Kepengurusan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang baru di bawah Ketua Umum Djohar Arifin diharapkan tidak mengumbar dendam dengan kepengurusan sebelumnya. "Harapan pertama saya bagi PSSI adalah harus bisa menyatukan kekuatan sepakbola ada yang ada. Jangan dendam. Ingat, warisan besar sepakbola adalah persahabatan," kata mantan Manager Tim Nasional Indonesia, IGK Manila, kepada JPNN, Selasa (26/7) di Ancol, Jakarta Utara.

Dia mengatakan, jika dendam kepengurusan yang lama, tidak akan memberikan efek positif. "Harusnya cari biang keroknya, out-kan. Pilih yang terbaik. Kalau kelompok satu dianggap lawan, akan berat sebelah. Harusnya satukan dengan yang lama, jangan dendam," kata Manila.

Dia juga berharap, Tim Nasional Indonesia harus bisa menjadi juara di SEA Games. Pun demikian, PSSI ke depan harus banyak berbenah. Misalnya, kata Manila, soal kompetisi yang harus diperbaiki. "Harus fair play. Tidak ada lagi wasit suap," ujar purnawirawan TNI berpangkat Mayor Jendral itu.

Dia juga menegaskan, pembinaan pemain sepakbola usia dini juga harus dimajukan oleh PSSI. "Selanjutnya, bagaimana nanti kalau lolos penyisihan piala dunia soal latihan lagi. Itu harus diperhatikan," katanya.

JAKARTA -- Kepengurusan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang baru di bawah Ketua Umum Djohar Arifin diharapkan tidak mengumbar dendam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News