Peningkatan Suhu Global Mengancam Perkebunan Sawit, Pakar & Peneliti Cari Solusi di ICOPE 2025
jpnn.com - JAKARTA - Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas utama Indonesia. Namun, peningkatan suhu global menjadi ancaman serius bagi sektor pertanian atau perkebunan sawit. Hal itu dapat memengaruhi produksi kelapa sawit di Indonesia yang merupakan pemain terbesar di sektor tersebut.
Bram Hadiwidjaya dari SMART Research Institute melaporkan bahwa suhu di wilayah tropis meningkat 0,2 derajat celsius per dekade. Suhunya bahkan bisa naik 0,3 derajat celsius pada periode berikutnya.
"Kenaikan suhu ini sangat berbahaya bagi hasil panen,” kata dia dalam International Conference on Oil Palm and Environment (ICOPE) Series 2025 di Bali Beach Convention, Rabu (12/2). Bram menambahkan bahwa hasil studi menunjukkan peningkatan suhu 1-3 derajat celsius dapat mengurangi hasil panen hingga 40-41 persen.
Bram menyoroti pentingnya tindakan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mencapai target net zero emissions (NZE). Tanpa upaya tersebut, Bram melanjutkan, suhu dapat meningkat hingga 0,5 derajat celsius per dekade, yang akan berdampak langsung pada produktivitas perkebunan.
"Situasi ini harus ditangani dengan serius, terutama dengan adanya pergeseran curah hujan yang dapat memengaruhi hasil panen," ungkap Bram lagi.
Dia pun menggarisbawahi pentingnya memahami dan menghadapi tantangan perubahan iklim untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian global. Jika tidak, hal ini akan kian memperparah sektor perkebunan secara global.
Peneliti iklim CLIVAR di Ocean University of China Agus Santoso menyampaikan perubahan iklim yang disebabkan oleh fenomena, seperti El Nino, makin memperburuk situasi ini.
"El Nino membawa kekeringan yang dapat merugikan perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang sangat bergantung pada kondisi cuaca yang stabil," ungkapnya.
Peningkatan suhu global menjadi ancaman serius bagi sektor pertanian atau perkebunan sawit. Sejumlah pakar dan peneliti mencari solusinya di ICOPE 2025.
- Perluas Pasar Sawit di Rusia, Indonesia Pamerkan Biodiesel B50 dalam Forum Innoprom
- Penggunaan Biodiesel B50 Disebut Tak Ganggu Performa Mesin Diesel
- Ketua SPKS Minta Program B50 Tidak Membebankan Biaya kepada Petani
- SIEXPO 2026 Tampilkan Teknologi & Inovasi Sawit Bagi Peningkatan Produktivitas
- Khawatir Bebani Petani Sawit, SPKS Soroti Klausul Margin DSI
- BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas Melalui Promosi, Inovasi, dan Hilirisasi di ITTIE 2026
JPNN.com




