JPNN.com

Penjelasan Panglima TNI Tentang Rumah Sakit Khusus Pasien Corona di Pulau Galang

Kamis, 26 Maret 2020 – 02:20 WIB Penjelasan Panglima TNI Tentang Rumah Sakit Khusus Pasien Corona di Pulau Galang - JPNN.com
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat meninjau pembangunan rumah sakit khusus pasien wabah Virus Corona (Covid-19) di Kampung Sijantung, Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (25/3/2020). Foto: Puspen TNI

jpnn.com, BATAM - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono dan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis kembali meninjau pembangunan rumah sakit khusus pasien wabah Virus Corona (Covid-19) di Kampung Sijantung, Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (25/3/2020).

Panglima TNI di hadapan awak media menyampaikan bahwa saat ini pembangunan rumah sakit khusus Corona di Pulau Galang sudah mencapai 78 persen, namun masih perlu melatih tenaga medis perawatan pasien Corona agar bisa mengoperasionalkan rumah sakit ini sehingga efektif.

Harapannya, pada hari Senin 30 Maret 2020, rumah sakit ini sudah bisa dioperasionalkan. Pada hari Kamis 26 Maret 2020, peralatan kesehatan akan dikirimkan dari Jakarta dengan menggunakan pesawat Hercules.

Panglima TNI mengatakan bahwa rumah sakit khusus Corona di Pulau Galang memiliki beberapa fasilitas, selain tempat pendukung untuk tenaga medis juga terdapat sarana lain. Di antaranya ruang farmasi, radiologi, gizi termasuk untuk laundry.

Saat ini untuk ruang observasi sudah siap 340 tempat tidur dan untuk ruang isolasi sendiri sudah siap 20 tempat tidur.

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman dalam keterangan persnya menyebutkan pembangunan fasilitas rumah sakit khusus Corona di Pulang Galang dibagi menjadi tiga Zonasi, yakni Zona A meliputi gedung penunjang seperti mess petugas, dokter, perawat, gedung sterilisasi, farmasi, gizi, laundry, gudang dan power house.

Zona B meliputi fasilitas penampungan dan pendukung seperti ruang isolasi, observasi, laboratorium, sterilisasi, GWT, Central Gas Medik, instalasi jenazah, landasan helikopter, dan zona utilitas. Dan, Zona C untuk tahap berikutnya dengan memanfaatkan cadangan lahan.(fri/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...