Minggu, 17 Februari 2019 – 19:23 WIB

Penjualan Lagu Naik 480 Persen Berkat Grammy

Rabu, 13 Februari 2019 – 18:03 WIB
Penjualan Lagu Naik 480 Persen Berkat Grammy - JPNN.COM

jpnn.com - Grammys 2019 sukses besar. Para musisi, terutama yang tampil sebagai pengisi acara, mendapat "bonus" ekstra. Penjualan lagu maupun album mereka naik total. Mengutip data Nielsen Music, peningkatan itu signifikan.

Pada Minggu (10/2), angka penjualan naik hingga 480 persen. Nyaris lima kali lipat dari hari sebelumnya. Jika digabungkan, penjualan (lewat platform digital) seluruh lagu yang dibawakan di panggung Grammys mencapai 71 ribu saat show berlangsung.

Padahal, sehari sebelumnya (9/2), lagu-lagu mereka hanya terjual sebanyak 12 ribu. Angka tersebut meliputi penjualan lagu versi asli maupun versi cover yang lebih populer.

Shallow, duet Lady Gaga-Bradley Cooper di film A Star Is Born, jadi yang paling laris. Setelah tampil di Grammys, penjualan lagu tersebut mencapai 14 ribu, naik dari sehari sebelumnya yang "hanya" 4 ribu.

Begitu juga penjualan single H.E.R Hard Place, naiknya ampun-ampunan. Dari yang hanya diunduh ratusan kali naik hingga 5 ribu kali.

Pemenang Grammys memang tidak mendapat duit dari pihak Recording Academy, pelaksana ajang penghargaan tersebut. Namun, "nilai" para jawara bakal terkatrol lewat kemenangan mereka. Bahkan, nomine yang kalah pun tetap kecipratan. Nilai kontrak mereka akan lebih tinggi.

Berdasar data Forbes, para musisi mengalami kenaikan penjualan tiket konser setidaknya 55 persen setelah memenangi Grammys. Bruno Mars contohnya. Setelah memenangi gramofon emas pertamanya pada 2010, pendapatan konsernya naik. Dari USD 130 ribu (Rp 1,45 miliar) semalam menjadi USD 202 ribu (Rp 2,48 miliar).

Buat para produser musik, kemenangan Grammys berarti kenaikan fee. Hal itu dialami David Banner, produser single Lil Wayne Lollipop. "Lompatan Grammys sangat mengubah hidup kami," paparnya.

Sumber : Jawa Pos
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar