Pensiunan Polisi Religius Meninggal dalam Posisi Sujud

Pensiunan Polisi Religius Meninggal dalam Posisi Sujud
Warga mengangkat jasad Ngasiono. Foto: Kaltim Post/JPNN

Setelah itu, dia berteriak meminta tolong warga. Setelah warga berdatangan, mereka beramai-ramai mendobrak pintu depan.

Saat itu, Ngasiono sudah tak bernyawa. Saat ditemukan, jasad Ngasiono sudah menghitam.

Tangan kiri Ngasiono terlipat dengan telapak tertindih dada. Di sekitar tubuh Ngasiono terdapat sajadah kumal.

Di sisi kiri jasad terdapat ponsel dan beberapa bungkus obat-obatan.

Tidak tercium aroma tak sedap khas pembusukan dari jasad yang sudah tewas lebih sehari.

Menurut Joko, terakhir kali Ngasiono menjadi abdi penegak hukum adalah sebagai Kasi Umum Polsek Muara Badak, Kukar.

Semasa hidup, sambung Joko, Ngasiono terkenal memiliki perangai tegas.

“Pakde (Ngasiono) itu orangnya lurus. Kalau urusan ibadah tak bisa main-main,” sambung Joko.

Ngasiono (68) meninggal dunia dalam posisi bersujud di rumahnya di Gang 6, Jalan Slamet Riyadi, Karang Asam Ilir, Sungai Kunjang, Kalimantan Timur, Selasa (26/1

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News