Penyanyi dan Ketua Partai Seks Australia Awali Boikot terhadap Indonesia

Penyanyi dan Ketua Partai Seks Australia Awali Boikot terhadap Indonesia
David Franciosa. Foto: The Age

jpnn.com - WARGA Australia mulai menunjukkan keseirusan mereka untuk memboikot Indonesia seiring rencana eksekusi hukuman mati terhadap dua warga negara Benua Kanguru itu, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dalam perkara narkoba. Salah satu WN Australia yang sudah membiokot Indonesia adalah penyanyi sekaligus penulis lagi, David Franciosa.

Harian The Age mengabarkan, Franciosa telah membatalkan dua agenda pertunjukannya di Bali. “Bagaimana bisa saya mengungjungi negeri yang akan membunuh warga negara kita sendiri?" katanya.

Franciosa dikenal sebagai penyanyi klasik setelah sebelumnya memulai karir keartisannya di musik pop. Bersama Vanessa Amorosi, Franciosa pernah menjadi co-writer untuk lagu pop yang nge-hits berjudul Perfect.

Sedianya ada dua even bagi Franciosa di Indonesia pada Agustus tahun ini. Dia akan tampil di hotel ternama.

Namun, dia membatalkan tiket penerbangan dan bicara kepada ribuan pengikutnya di media sosial tentang keputusannya membatalkan pertunjukan di Indonesioa. “Ini bukanlah sekadar masalah pariwisata, tapi orang-orang perlu memertimbangkan lagi untuk berbisnis dengan negeri ini (Indonesia, red),” katanya.

Banyak WN Australia sudah menyuarakan sikap mereka di media sosial. Salah satunya adalah ketua Partai Seks Australia, Fiona Patten yang memulai kampanye di media sosial dengan tagar #BoycottBali. Menurutnya, boikot bisa menjadi cara efektif melawan negeri-negeri yang mengandalkan pendapatan dari pariwisata.

Berdasarkan catatan Austrade, nilai perdagangan Australia-Indonesia mencapai AUD 5 miliar per tahun. Namun, pariwisata menjadi penyumbang terbesar seiring kontribusi jutaan WN Australa yang mengunjugi Indonesia.(ara/jpnn)


WARGA Australia mulai menunjukkan keseirusan mereka untuk memboikot Indonesia seiring rencana eksekusi hukuman mati terhadap dua warga negara Benua


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News